Misnawi Sandera Ayah Kandung karena Terpengaruh Mimpi

Syaiful Islam, Okezone · Selasa 11 Agustus 2015 16:52 WIB
https: img.okezone.com content 2015 08 11 519 1194328 misnawi-sandera-ayah-kandung-karena-terpengaruh-mimpi-mec9SDQPTl.jpg Foto: Ilustrasi (Okezone)

PAMEKASAN - Misnawi (39), warga Dusun Demabu Laok, Desa Jambringin, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, yang merupakan terdakwa penyandera ayah kandung mengakui perbuatannya dalam sidang di Pengadilan Negeri Pamekasan, Selasa (11/8/2015).

Kepada ketua majelis hakim, Bambang Trenggono, Misnawi menyatakan nekat menyandera ayah kandungnya sendiri, Sinaton (85), karena terpengaruh mimpi.

"Saya bermimpi bahwa disantet bapak, sehingga perut saya menjadi kembung," kata Misnawi di meja pesakitan.

Misnawi juga mengatakan bahwa dirinya kerap mengonsumsi narkoba jenis sabu, bahkan dua kali keluar-masuk penjara karena terlibat kasus kriminal. Namun, hal itu tidak membuat Misnawi kapok untuk berhenti berbuat kejahatan.

Atas perbuatannya tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Pamekasan mendakwa Misnawi dengan pasal berlapis yakni Pasal 340 juncto Pasal 53, Pasal 338 juncto Pasal 53, Pasal 353, Pasal 333 KUHP, dan Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

"Kita dakwa dengan pasal berlapis karena khawatir terdakwa lepas dari pasal-pasal yang didakwakan dan mencegah terdakwa bebas," tutur JPU Alif Yuli Haryanto.

Sebelumnya, Misnawi nekat menyandera ayah kandung dan mengancam korban dengan pisau di leher. Aksi penyanderaan berlangsung sekira 12 jam dan berhenti setelah tim penembak jitu berhasil melumpuhkan tangan kanan Misnawi. (ira)

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini