nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polda Jambi Reka Ulang Kasus Perampokan Rp1,5 M

ant, Jurnalis · Sabtu 15 Agustus 2015 13:49 WIB
https: img.okeinfo.net content 2015 08 15 340 1196841 polda-jambi-reka-ulang-kasus-perampokan-rp1-5-m-e5hvONIS5T.jpg Polda Jambi lakukan reka ulang kasus perampokan Rp1,5 M (Ilustrasi: Shutterstock)

JAMBI – Penyidik Polda Jambi lakukan reka ulang atau rekonstruksi kasus perampokan uang Rp1,5 miliar yang juga menewaskan sopir PT Palma Abadi.

Rekonstruksi itu dilakukan dan digelar di lapangan Mapolda Jambi, Sabtu, yang dipimpin langsung Direskrimum Polda Jambi, Kombes Pol Irawan Davis Syah dengan dihadiri jaksa dan pengacaranya.

Reka ulang sebanyak 82 adegan itu diketahui bahwa otak pelaku dalam kasus ini adalah tersangka Johan, manajer keuangan dan Irfan, yang juga tersangka.

Satu demi satu adegan diperagakan bagaimana mereka menrancang aksi perampokan dan pembunuhan terhadap sopir PT Palma Abadi Helfianto alias Yanto dan membawa kabur uang senilai Rp1,5 miliar.

Dari mulai merancang skenario perampokan dan pembunuhan itu hingga pembelian senjata api rakitan senilai Rp1,5 juta hingga menghabiskan nyawa Yanto untuk mengilangkan jejak aksi mereka.

Aksi puncak dalam reka ulang itu terjadi di adegan ke-52, dimana tersangka Abah pelaku eksekutor atau penembang sopir Yanto menjalankan aksinya dan Johan yang sebagai otak pelaku berpura-pura dibuang setelah dirampok.

Setelah membunuh korban Yanto, pelaku Abah kemudian melarikan diri ke Jawa sedangkan lima pelaku lainnya berhasil ditangkap ditempat terpisah.

Keenam pelaku atau tersangka pembunuhan dan perampokan itu adalah Johan (36), Irfan Adi Saputra alias Ifan (34), Jumadi (38), Ahmad Efendi alias Fendi (35) dan Yun Wijaya alias Yuyun (34) yang ditangkap di Jambi sedangkan Abah (45) ditangkap di Jawa Barat.

Dari tangan kelima pelaku, polisi menyita barang bukti berupa uang senilai Rp925 juta lebih. Selain itu, juga diamankan satu unit mobil, sepeda motor, dan barang bukti lainnya, seperti handphone.

Atas perbuatannya, kelima pelaku ini dikenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara.

Reka ulang kasus itu dilakukan di Mapolda Jambi dengan dikawal satu pleton Sabhara untuk mengantisipasi terjadinya keributan dari pihak keluarga yang hadir di rekontruksi tersebut.

(rtw)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini