Moge Pelaku Tabrak Lari Bakal Diburu HDCI

Markus Yuwono, Sindoradio · Senin 17 Agustus 2015 00:10 WIB
https: img.okezone.com content 2015 08 17 510 1197306 moge-pelaku-tabrak-lari-bakal-diburu-hdci-TMOQ4qfnfl.jpg Korban tabrak lari moge yang memperlihatkan kerusakan pada mobilnya (Foto: Markus Yuwono/Sindo Radio)

YOGYAKARTA - Aksi koboi pengendara moge di Yogyakarta membawa korban. Salah satu rombongan motor gede (moge), terlibat aksi tabrak lari di perempatan Gedongkuning, Yogyakarta, yang burujung pada pemukulan kepada seorang pengendara sepeda motor, Sabtu, 15 Agustus 2015 malam lalu.

Salah seorang korban, Bambang Heri, warga Desa Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul menceritakan, kejadian tersebut ketika dirinya berada di urutan kedua saat berhenti di traffic light perempatan Gedongkuning.

Saat menunggu lampu hijau, tiba-tiba dari arah timur menuju barat datang rombongan pemotor Harley Davidson dengan kecepatan tinggi.

Saat itu, salah satu moge tampak oleng sehingga bersenggolan dengan sepada motor dan jatuh mengenai pintu depan sebelah kanan mobil toyota Rush miliknya.

Akibatnya, mobil Bambang mengalami penyok dan baret panjang di bagian atas pintu dan bagian bawah pintu. "Motor itu bersenggolan dan jatuh mengenai pintu mobil saya," katanya di Yogyakarta, Minggu (16/8/2015).

Sesaat setelah kejadian dia melihat terjadi keributan antara penunggang moge dan salah satu pengendara motor.

"Saat terjadi keributan saya cuma bilang kepada pengendara Harley yang jatuh ke pintu mobil saya. Saya bilang, 'terus pak bagaimana urusan mobil saya. Nanti saya lapor polisi'. Pengendara tersebut hanya menjawab, 'lapor saja, nanti saya tunggu di sana'," tambahnya menirukan pengendara moge tersebut.

Seakan tidak mau bertanggung jawab, pengendara itu pergi ke arah Kota Yogyakarta, meninggalkan dirinya tanpa meminta maaf. Bambang mengetahui identitas kendaraan tersebut dengan mencatat pelat nomornya. "Saya masih ingat nomor pelat polisi motor Harley tersebut. Nomornya B 6000 RAK," lanjut Bambang.

Bambang mengaku, setelah kejadian dirinya melaporkan ke pos polisi di Jalan Cik Ditiro, Yogyakarta. Dan polisi menyarankan untuk membuat laporan resmi. "Polisi menyarankan untuk membuat laporan dan saya menyanggupinya," imbuhnya lagi.

Sementara Ketua Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Yogyakarta Gatot Kurniawan,mengecam tindakan oknum pengendara Harley Davidson yang jauh dari etika. Padahal Bambang diketahui pernah membantu acara serupa beberapa tahun lalu, sebelum pensiun di Dinas Pariwisata DIY.

"Pak Bambang ini juga pernah membantu pelaksanaan Jogja Bike Rendezvous (JBR) beberapa tahun silam, sebelum pensiun di Dinas Pariwisata DIY," timpal Gatot.

Gatot mengaku siap bertanggung jawab. Ulah oknum tersebut dikatakannya merusak citra HDCI Yogyakarta. Pihaknya berjanji mencari pengendara yang merusak citra HDCI. "Saya siap mencari pengendara tersebut demi citra HDCI," ujarnya.

(raw)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini