Kapolda Yogyakarta Bicara Moge Arogan

Markus Yuwono, Sindoradio · Senin 17 Agustus 2015 03:06 WIB
https: img.okezone.com content 2015 08 17 510 1197329 kapolda-yogyakarta-bicara-moge-arogan-ZtNZ45o6Yn.jpg Kapolda DIY Brigjen Pol Erwin Triwanto (Foto: SINDO)

YOGYAKARTA - Menanggapi aksi ugal-ugalan dan arogan pengendara motor gede (moge) di Yogyakarta, Kapolda DIY Brigjen Pol Erwin Triwanto menyatakan sudah berkoordinasi dengan panitia penyelenggaraan Jogja Bike Rezdevous (JBR) untuk melakukan penindakan.

Polisi juga sudah menyebar broadcast (pesan berantai), supaya menemukan pelaku penganiayaan dan pelaku kecelakaan yang menyebabkan kerusakan sebuah mobil. “Panitia sudah menyebar broadcast,” kata Erwin saat dihubungi melalui telefon selulernya.

Disinggung mengenai pelanggaran traffic light oleh rombongan moge yang mendapatkan pengawalan polisi, Erwin beralasan jika pengawalan itu dilakukan dengan diskresi (kebijaksanaan) kepolisian.

Jika dalam perjalanan konvoi akan mengakibatkan kondisi kemacetan lalu lintas, dalam diskresi kepolisian diperbolehkan sedikit melakukan pelanggaran lampu merah.

“Tapi dengan diskresi kepolisian, kalau terlalu panjang polisi juga kasihan masyarakat, kepolisian juga memiliki hak memutus, makanya kemarin rombongan ketiga juga dihentikan polisi, harus ikuti lampu merah,” tambahnya.

Erwin menuturkan, saat kejadian itu konvoi terbagi menjadi tiga Kelompok. Kelompok pertama terdapat pengawalan sampai keluar, namun sampai kelompok ketiga tetap mengikuti aturan dengan berhenti saat lampu merah.

“Saat di lampu merah itu terjadi aksi moral penghadangan, tapi tidak masalah tidak sampai terjadi insiden,” lanjut Erwin.

(raw)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini