Image

Jangan Bohong Soal Ini Saat Cari Kerja

Rifa Nadia Nurfuadah, Jurnalis · Kamis 27 Agustus 2015, 08:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2015 08 27 65 1203285 jangan-bohong-soal-ini-saat-cari-kerja-HgrOJLLmKh.jpg Ilustrasi: suasana walk in interview. (Foto: dok. Okezone)
SATU pantangan utama saat melamar kerja adalah berbohong. Sekali berbohong, misalnya dalam CV atau resume, pencari kerja akan kesulitan selama proses rekrutmen. Mereka juga khawatir kebohongan itu akan terbongkar.

Sebagai panduan, berikut ini adalah beberapa kebohongan yang harus dihindari saat mencari kerja.

Alamat palsu

Ada saja pencari kerja yang mencantumkan alamat tidak sesuai domisili mereka, misalnya menyesuaikan dengan lokasi perusahaan. Sebaiknya jujur saja dengan alamat tinggalmu. Namun nyatakan kesediaan untuk pindah jika diterima bekerja. Berbohong hanya akan membuatmu kesulitan menjaga kebohongan itu setiap saat. Selain itu, karena dianggap tinggal dekat lokasi perusahaan, bisa jadi kamu akan mendapat panggilan interview mendadak dan akhirnya membuatmu harus mengeluarkan uang banyak untuk ongkos transportasi lebih cepat. Rugi, kan?

Melebihkan nominal gaji

Maksud hati ingin menjual diri dengan harga yang lebih tinggi. Namun, melebihkan nominal gaji yang diterima dari perusahaan sebelumnya hanya akan menyulitkanmu, dan tidak etis. Apalagi, pihak pewawancara bisa saja meminta salinan slip gaji terdahulu. Sebaiknya, sebut saja bahwa kamu menerima rata-rata nominal gaji pada industri yang dijalani. Jika didesak, sampaikan bahwa kamu akan menolak tawaran dengan nominal di bawah sekian rupiah, yaitu angka kisaran gajimu terdahulu.

IPK

Berbohong tentang IPK tidak akan ada gunanya karena pencari kerja akan diminta melampirkan salinan transkrip nilai mereka.

Alasan berhenti dari pekerjaan sebelumnya

Krisis ekonomi membuat banyak perusahaan merumahkan karyawan mereka. Jadi, tidak perlu repot menyembunyikan fakta ini saat proses rekrutmen, tetapi jaga agar tidak terlalu terperinci. Sebaliknya, sampaikan apa yang kamu pelajari dari pengalaman tersebut.

Kuncinya adalah selalu jujur. Namun jika menemui pertanyaan yang membuatmu tidak nyaman, cari cara paling sopan untuk menolak menjawab pertanyaan tersebut.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini