nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Warga Kapuas Hulu Diimbau Tidak Menikah Muda

Dina Prihatini, Jurnalis · Minggu 30 Agustus 2015 15:50 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2015 08 30 340 1205011 warga-kapuas-hulu-diimbau-tidak-menikah-muda-833nlzlhQd.jpg Ilustrasi

KAPUAS HULU - Anggota Komisi IX DPR RI Karolin Margret Natasha mengajak warga terpencil di Kabupaten terujung di Kalimantan Barat, Kapuas Hulu, untuk tidak menikah muda. Hal ini mengingat, presentasi pernikahan anak usia 10 hingga 19 tahun di Kalimantan Barat mencapai 47,8 persen, sedangkan di tingkat nasional mencapai 46,7 persen.

"Makanya kami dari Komisi IX DPR RI bekerjasama dengan BKBBN Kalbar berkomitmen untuk terus mengkampanyekan kepada masyarakat perbatasan dan terpencil untuk tidak kawin muda," katanya kepada Okezone, usai memberikan pengarahan kepada masyarakat Embalau Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Minggu (29/8/2015).

Sementara itu Kepala BKKBN Provinsi Kalbar Mustar Riadi mengatakan, sasaran BKKBN pada program generasi remaja atau yang sering disebut Genre bertujuan menekan angka pernikahan dan kelahiran usia remaja.

"Kalau untuk Kalbar itu 104 per 1.000 remaja menikah dini, dan sasaran kita mulai usia 10 sampai 24 tahun yang belum menikah. Karena kita tahu di Kalbar angka pernikahan dan kelahiran usia remaja sangat tinggi se-Indonesia," ungkapnya.

Ditambahkan Mustar, tingginya angka pernikahan dan kelahiran usia remaja dipengaruhi faktor pendidikan, pergaulan serta komunikasi antara anak dan orang tua yang tidak terjalin dengan baik. "Penting juga pemahaman kalau mereka melakukan seks usia muda dan hamil, risiko kesehatan rata-rata mereka belum tahu," pungkasnya.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini