nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kejagung Telah Sita 15 Mobil Listrik Dahlan

Bayu Septianto, Jurnalis · Senin 31 Agustus 2015 22:06 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2015 08 31 337 1205881 kejagung-telah-sita-15-mobil-listrik-dahlan-7YcPtIbNr3.jpg Foto: dok Okezone

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mengusut kasus korupsi pengadaan mobil listrik di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Hari ini penyidik tindak pidana khusus Kejagung melakukan penyitaan satu unit mobil listrik yang berada di kampus Universitas Indonesia (UI).

Beberapa mobil ‎listrik yang ada disejumlah universitas sebelumnya juga telah disita oleh penyidik diantaranya Universitas Gadjah Mada dan Universitas Brawijaya serta beberapa universitas lainnya. Total 15 mobil listrik yang disita penyidik kejagung.

Kepala Sub Direktorat Penyidikan pada Tindak Pidana Khusus, Sarjono Turin mengatakan, meski telah dilakukan penyitaan namun mobil listrik tersebut tak dibawa ke Kejagung dan hanya dibuatkan berkas penyitaan.

"Yang disita yang di UI, sisanya masih ada satu lagi di ITB. Yang di UI karena kondisinya mogok mungkin tidak akan dibawa ke sini (Kejagung), jadi seperti sebelumnya tetap dibuatkan berkas penyitaan," ungkap Sarjono Turin di Gedung Kejagung, Senin (31/8/2015).

Namun Turin tak menjelaskan kapan pihak penyidik akan menyita mobil listrik yang berada di kampus Institut Teknologi Bandung (ITB). "Rencananya mobil itu akan disita pada pekan ini," jelas Turin.

Menurutnya, seharusnya total mobil yang disita‎ berjumlah 16 unit sesuai dengan dugaan korupsi pengadaan mobil tersebut. Namun ia mengaku masih ada satu unit mobil yang belum diketahui keberadaannya.

"Dengan yang di ITB itu berarti 15 unit. Nah, satu unit mobil lagi dicari, karena belum tahu posisinya ada di mana," pungkasnya.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini