Polisi Sergap Pembius TKW di Bandara Soetta

Tri Ispranoto, Okezone · Senin 31 Agustus 2015 21:25 WIB
https: img.okezone.com content 2015 08 31 525 1205864 polisi-sergap-pembius-tkw-di-bandara-soetta-P2g9C5Y8cs.jpg Ilustrasi Penangkapan (foto: Okezone)

BANDUNG – Empat anggota Polisi Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Jabar menangkap kawanan pelaku pembiusan yang kerap menjalankan aksinya terhadap Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang baru mendarat di Indonesia melalui Bandara SoekarnoHatta atau Soetta.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono, membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya dalam penangkapan itu anggota mengamankan dua orang tersangka dalam satu kendaraan Toyota Avanza hitam R 8731 GD.

“Pada Minggu 30 Agustus 2015 kemarin sekira pukul 23.45 WIB empat anggota lalu lintas dibantu seorang anggota Brimob berhasil menangkap dua pelaku pembiusan berinsial DP dan HL,” jelas Pudjo dalam pesan singkat yang diterima Okezone, Senin (31/8/2015).

Sebelum dilakukan penangkapan anggota sempat terjadi kejar mengejar antara mobil yang dikendarai anggota lalu lintas dan tersangka. Namun tersangka berhasil diamankan saat akan keluar pintu Tol Palimanan.

Lebih lanjut Pudjo menjelaskan, penangkapan kedua tersangka bermula dari penangkapan seorang tersangka lain berinisial TSR oleh anggota Polresta Soekarno Hatta (Polda Metro Jaya) di Bandara Soetta.

Diduga kedua tersangka yang mengetahui temannya telah ditangkap langsung melarikan diri. Polisi pun tak tinggal diam dan langsung melakukan pengejaran hingga masuk ke wilayah hukum Polda Jabar.

“Anggota PJR yang berada di tol menerima laporan mobil tersangka kabur sehingga dilakukan pengejaran mulai dari arah Tol Cikampek hingga akhirnya mobil termasuk dua tersangka berhasil diamankan di Gerbang Tol Palimanan,” katanya.

Usai diamankan anggota PJR yang masing-masing bernama Aiptu Sugiatno, Brigadir Fauzan, Bripda Egi, dan Bripka Asep Heri langsung berkoordinasi dengan pihak Polresta Bandara Soekarno Hatta dan Polda Metro Jaya.

“Sekarang kedua tersangka sudah diserahkan kepada penyidik Polresta Bandara Soekarno Hatta dan Polda Metro Jaya untuk dilakukan pengembangan,” tutup Pudjo.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini