PAGARALAM – Sejumlah hewan liar yang hidup di kawasan Gunung Dempo, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan terpaksa turun gunung dan merangsek masuk ke permukiman penduduk. Hal tersebut dikarenakan habitat Harimau, rusa, tapir dan sejumlah satwa dilindungi lainnya ikut terbakar.
Koordinator pengurusan penanganan hutan, Edi Sofyan mengatakan, pihaknya sudah mendapat laporan tersebut. Warga setempat menginformasikan bahwa sejumlah satwa yang berada di Gunung Dempo mulai keluar dari habitatnya.
Menanggapi laopran tersebut, petugas BKSDA bersama Dinas Kehutanan setempat beserta aparat hukum telah berkoordinasi guna mengantisipasi konflik antara satwa dengan manusia. "Kami akan upayakan warga aman dan satwa bisa diselamatkan," katanya.
Dari hasil penyelidikan di lapangan, petugas BKSDA mengidentifikasi hewan yang masuk ke permukiman penduduk di antaranya adalah babi hutan, harimau, rusa, gajah, dan tapir. Menurutnya, kondisi di hutan tersbeut sudah tidak aman bagi mereka.
Selain itu, kemarau panjang menyebabkan sumber air di sana ikut mengering. Belum lagi ditambah dengan aksi pembalakan liar yang dilakukan sejumlah oknum. "Sekarang ini ditambah kebakaran hutan, memaksa mereka keluar menyelamatkan diri," jelas dia.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, sejumlah satwa liar turun ke perkampungan II dan perkampungan IV di kaki Gunung Dempo. Warga merasa khawatir kalau hewan-hewan tersebut menyerang secara tiba-tiba.
Sementara itu, kebakaran hutan di Gunung Dempo masih belum sepenuhnya diatasi. Petugas pemadam dari BPBD setempat dibantu aparat TNI masih berjuang melawan api. Dua helikopter juga dikerahkan untuk melakukan bom air.
(Fachri Fachrudin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.