Share

Kabut Asap Buat Siswa Ketinggalan Materi Pelajaran

Iradhatie Wurinanda, · Jum'at 02 Oktober 2015 15:28 WIB
https: img.okezone.com content 2015 10 02 340 1224979 kabut-asap-buat-siswa-ketinggalan-materi-pelajaran-7TUK3Bk3QL.jpg Pelajar SMA melintasi jalan yang dipenuhi kabut asap. (Foto: dok. Okezone)
JAKARTA - Beberapa wilayah di Sumatera dan Kalimantan saat ini sedang mengalami bencana kabut asap. Parahnya, bencana tersebut menimbulkan berbagai dampak, salah satunya yaitu di bidang pendidikan.

Banyak sekolah yang terpaksa meliburkan para siswanya lantaran kondisi yang tidak kondusif untuk proses belajar-mengajar. Akibatnya, para siswa tertinggal beberapa materi pelajaran yang seharusnya sudah diajarkan.

Melihat kondisi tersebut, Irjen Kemendikbud, Daryanto, telah mengantisipasi dampak yang dialami sekolah yang wilayahnya terpapar bencana kabut asap.

"Ini kondisi yang emergency. Kabut asap membuat anak-anak tidak nyaman belajar. Penyerapan konten kurikulum juga berkurang," tutur Daryanto saat ditemui di Gedung Inspektorat Jenderal Kemendikbud, Jumat (2/10/2015).

Daryanto mengungkapkan, saat ini pihak Kemendikbud sudah melakukan pemantauan terkait sekolah-sekolah yang terkena kabut asap. Sebab, kata dia, setiap wilayah atau provinsi memiliki kebijakan berbeda dalam meliburkan anak didiknya.

"Terus dipantau dan ditanya apa saja hambatan di sana. Kami terus mengumpulkan data-data supaya kondisi di setiap daerah bisa tergambarkan," imbuhnya.

Terkait dengan pengaruh terhadap ujian nasional (UN) tahun depan, Daryanto tengah merencanakan beberapa langkah, seperti memberikan perlakuan khusus terhadap siswa korban kabut asap.

"Ada beberapa rencana, seperti bobot soal yang disesuaikan dengan materi yang mereka dapatkan. Namun, kalau menunda UN sepertinya tidak," tukasnya.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini