nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Asyik Kumpul Kebo, Mantan PSK Sintai Diarak Warga

Muhammad Bunga Ashab, Jurnalis · Senin 05 Oktober 2015 00:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2015 10 04 340 1225977 asyik-kumpul-kebo-mantan-psk-sintai-diarak-warga-fcks8Hz6G9.jpg Foto: Ilustrasi Okezone

SAGULUNG - Warga Perumahan Griya Sagulung Permai Block C RT03/RW01, Kelurahan Sagulung Kota menangkap tiga pasangan mesum, yang tengah asyik kumpul kebo dikos-kosan Ruko Presna Centra.

Tiga pasangan ini langsung diusir dari lingkungan setempat, sambil diarak dan akan didenda dengan membeli kambing untuk warga. RS (26), SR (38), DJ (21), Ad (28), ST (40), dan TF (27), tak berkutik ketika warga memergoki mereka.

RS mantan Pekerja Seks Komersial (PSK) itu mengaku, kalau dirinya kabur dari salah satu bar tempat bekerjanya di Sintai karena terjebak utang. Dia dan pasangannya berjumpa di Sintai beberapa tahun lalu dan menjalani hubungan.

"Kerja di Sintai sudah empat tahun, baru dua bulan kabur dari sana (Sintai). Dari awal sudah tahu kalau dia punya istri, dia mau janji nikahin saya, saya mau diduain. Saya pacaran sudah lama dengan SR jumpa di Sintai juga. Rencananya kami mau nikah," kata RS di pos kamling, Minggu (4/10/2015).

Berbeda dengan DJ, dirinya mengaku sudah delapan bulan pacaran dengan AD. Mereka selama ini sudah sering melakukan hubungan badan dikos-kosan. Rencananya mereka juga akan menikah dalam lima bulan kedepan, karena sudah ada persetujuan dengan orangtua masing-masing. Namun sekarang masih mengumpulkan uang bekerja di salah satu perusahan di Mukamukuning.

"Sudah delapan bulan pacaran. Sudah sering lakukannya, tapi tak ada hamil karena tembaknya di luar. Rencananya mau nikah dalam lima bulan sampai enam bulan ini, lagi dikumpulin duit," kata DJ.

Koordinator keamanan Perumahan Griya Sagulung Permai, Anto Flores mengatakan, dirinya mendapat informasi dari masyarakat masalah di Block C ada indikasi pasangan kumpul kebo.

Kemudian, perangkat RT/RW langsung melakukan penggrebekan. Kegiatan kumpul kebo sudah sering meresahkan warga. Kepada para pelaku akan diberikan sanksi membersihkan lingkungan baik fasilitas umum dan membersihkan sampah, serta memberikan kambing kepada masyarakat.

"Langsung dilakukan sidak. Dapat tiga pasang di berbeda tempat, dapatnya lagi satu kamar. Sanksi berupa pembersihan lingkungan, fasum, drainase, mereka akan beli kambing, dan diusir dari perumahan," ujar Anto.

Menanggapi masalah ini, Ketua RW01, Yunasmin menyampaikan memang lagi digalakkan semua RT Block C, D, E semua akan disidak. Dia berharap kepada pelaku mendapatkan efek jera, kemudian tidak terjadi lagi hal-hal seperti ini. Mengimbau kepada pemilik kos-kosan supya mendata dan melaporkan penghuni kosannya. Bagi warga dia mengimbau supaya tidak sungkan-sungkan memberitahu kalau ada hal-hal yang meresahkan.

"Biar ada efek jera siapa yang mesum-mesum tidak terjadi lagi di sini. Sebagai masyarakat harus peduli, jangan cuek-cuek. RT harus lebih aktif lagi," kata Yunasmin.

(AWL)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini