Share

Gubernur Okinawa Tolak Relokasi Pangkalan Udara AS

Wikanto Arungbudoyo, Okezone · Selasa 13 Oktober 2015 17:30 WIB
https: img.okezone.com content 2015 10 13 18 1231196 gubernur-okinawa-tolak-relokasi-pangkalan-udara-as-50VNizmoso.jpg Pangkalan Udara AS di Futenma, Okinawa (Foto: BBC)

OKINAWA – Gubernur Okinawa, Takeshi Onaga, menolak rencana relokasi pangkalan udara Amerika Serikat (AS) di wilayah Futenma ke wilayah Henoko. Namun, Pemerintah Jepang tetap akan melakukan relokasi walaupun rencana tersebut ditolak dan diprotes warga Okinawa.

Pangkalan udara Futenma memang berada di tengah kawasan padat penduduk. Pemerintah Jepang ingin memindahkannya ke wilayah Henoko yang lebih sedikit jumlah penduduknya. Namun, penduduk lokal ingin sepenuhnya tidak ada pangkalan udara di Pulau Okinawa.

“Saya akan memenuhi janji saya saat terpilih tahun lalu untuk tidak mengizinkan adanya pangkalan udara baru di Okinawa,” ujar Onaga seperti dilaporkan ABC News Selasa (13/10/2015).

Penduduk lokal Okinawa menolak keberadaan pangkalan udara AS karena dikhawatirkan akan merusak keindahan lingkungan. Mereka juga khawatir kriminalitas dan kecelakaan pesawat akan meningkat.

Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga menyayangkan aksi penolakan Takeshi Onaga. Saat pemilihan gubernur 2014, pria berusia 65 tahun ini memang berjanji untuk menghentikan rencana relokasi yang sudah disetujui pendahulunya pada 2013.

Menteri Pertahanan Jepang Gen Nakatani mengatakan, relokasi akan dihentikan sementara. Nakatani mengatakan relokasi akan tetap dilakukan setelah penolakan Onaga dicabut oleh pihak pengadilan.

Okinawa menjadi basis pangkalan militer AS di Jepang dengan lebih dari 50.000 orang menetap di sana. Ini adalah bagian dari perjanjian Jepang dengan AS pasca-Perang Dunia II. Perjanjian ini dibuat dengan maksud melindungi Jepang dari serangan negara-negara lain.

(hmr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini