Share

Presiden Pergi, Plt. Ampuni Koruptor dan Dirinya Sendiri

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 13 Oktober 2015 19:54 WIB
https: img.okezone.com content 2015 10 13 18 1231356 presiden-pergi-plt-ampuni-koruptor-dan-dirinya-sendiri-9mpEPR7fkZ.jpg Presiden Vanuatu Baldwin Lonsdale. (Foto: Reuters)

PORT VILA – Presiden Vanuatu marah besar saat mengetahui pelaksana tugas (Plt.) nya yang terjerat kasus korupsi memberi pengampunan bagi dirinya sendiri dan 14 anggota dewan lainnya yang juga menjadi tersangka saat dirinya tengah melawat keluar negeri.

Juru bicara Presiden Vanuatu, Marcelino Pipite, adalah salah satu dari 14 anggota dewan Vanuatu yang didakwa Jumat, 9 Oktober 2015 lalu karena menerima suap untuk menjatuhkan mosi tidak percaya kepada pemerintahan sebelumnya. Memanfaatkan kepergian Presiden Baldwin Lonsdale keluar negeri, Pipite menggunakan kekuasaan yang diserahkan kepadanya untuk memberi pengampunan pada dirinya sendiri dan anggota-anggota dewan yang korup.

Undang-undang di Vanuatu memperbolehkan juru bicara presiden untuk memegang kekuasaan di tengah absennya pemimpin negara, termasuk kekuasaan untuk memberi pengampunan. Pipite melakukan hal itu dengan alasan guna menjaga persatuan dan perdamaian. Namun, ketika ditanya bagaimana vonis terhadap koruptor dapat menimbulkan ketidakstabilan politik, Pipite tidak menjawab.

Presiden Lonsdale yang baru kembali dari luar negeri pada Minggu, 11 Oktober 2015 menyatakan sangat kecewa dengan pengampunan yang dia sebut sebagai keputusan yang melanggar hukum itu.

Setelah melakukan rapat dengan politisi lokal dan Dewan Ketua Nasional, dia mengumumkan bahwa tidak ada seorang pun di Vanuatu yang tidak tersentuh hukum dan berjanji akan mengambil keputusan selanjutnya dalam beberapa hari ke depan.

“Saya akan membersihkan kotoran dari halaman belakang saya... Kita sebagai sebuah negara harus menghentikan cara-cara kotor ini,” kata Lonsdale sebagaimana dilansir BBC, Selasa (13/10/2015).

Para anggota dewan yang telah menjadi terdakwa akan menerima vonis mereka akhir bulan ini, dan menghadapi hukuman hingga 10 tahun penjara atas keterlibatan mereka dalam kasus suap yang jumlahnya mencapai sekira Rp4 miliar.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini