nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tiga Bidang Utama Kerja Sama Indonesia-Mongolia

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Rabu 21 Oktober 2015 15:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2015 10 21 18 1235551 tiga-bidang-utama-kerja-sama-indonesia-mongolia-AnIO9SyS5c.jpg Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia AM Fachir dan Perwakilan Kementerian Luar Negeri Mongolia, Damba Gankhuyag bertukar dokumen kesepakatan kedua negara (Foto: Wikanto Arungbudoyo/Okezone)

JAKARTA – Komisi Bersama untuk Hubungan Bilateral (JCBC) antara Indonesia-Mongolia mencapai kesepakatan kerja sama untuk tiga bidang utama. Ketiga bidang tersebut adalah ekonomi dan perdagangan, pertanian, dan sosial budaya.

Dalam bidang ekonomi dan perdagangan, kedua negara sepakat memperkuat kerja sama ekonomi melalui promosi perdagangan dan peningkatan investasi. Perdagangan bilateral kedua negara terus meningkat dalam tiga tahun terakhir. Pada 2012 seusai kunjungan kenegaraan Presiden SBY ke Mongolia transaksi perdagangan kedua negara hanya sejumlah 6,59 juta dolar AS. Jumlah tersebut meningkat menjadi 26 juta dolar AS pada 2014.

Dalam bidang pertanian, kedua negara sepakat melakukan kerja sama dalam promosi akses pasar untuk komoditas pertanian. Keduanya juga sepakat untuk bekerja sama dalam meningkatkan kapasitas produksi pertanian.

Dalam bidang sosial budaya, kedua negara sepakat mengembangkan promosi sektor-sektor baru pariwisata. Pemuda Mongolia diundang untuk aktif belajar seni dan budaya Indonesia lewat jalur beasiswa. Interaksi di antara kaum muda Indonesia dan Mongolia dipandang penting untuk meningkatkan persahabatan dan saling pengertian antara masyarakat kedua negara.

“Kami juga berusaha untuk memberlakukan bebas visa bagi wisatawan asal Mongolia begitu juga sebaliknya,” ujar Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia AM Fachir saat memberikan pernyataan pers di Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri Indonesia, Jakarta, Rabu (21/10/2015).

Perwakilan Menteri Luar Negeri Mongolia Damba Gankhuyag memandang Indonesia penting sebagai mitra kerja sama. Pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Negara Mongolia tersebut juga berharap hubungan bilateral kedua negara semakin kuat di masa depan.

(hmr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini