nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

48 Pendaki Terjebak Kebakaran Gunung Semeru Dievakuasi

Hari Istiawan, Jurnalis · Jum'at 23 Oktober 2015 09:38 WIB
https: img.okeinfo.net content 2015 10 23 519 1236714 48-pendaki-terjebak-kebakaran-gunung-semeru-dievakuasi-TRrt2k64Ed.jpg foto: ilustasi Okezone

MALANG - Sebanyak 48 pendaki yang terjebak di Ranu Kumbolo dan Kalimati hari ini dievakuasi menuju Ranupane. Di mana setidaknya 38 pendaki masih berada di Ranu Kumbolo hingga tadi malam dan 12 pendaki di Kalimati titik kawasan yang tidak jauh dari terbakarnya Gunung Semeru.

Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Ayu Dewi Utari menginformasikan, hari ini target Semeru steril dari pendaki.

"Evaluasi pendaki melalui jalur Ayek-ayek yang tidak terbakar," kata Ayu Dewi Utari, Jumat (23/10/2015).

Informasi yang disampaikan Ayu, kawasan hutan yang terbakar di lereng Semeru topografinya berada di lereng sehingga tim hanya bida mengendalikan kebakaran yang bisa dijangkau. Lokasinya berada di ketinggian antara 2.300 m dpl hingga 2.458 m dpl.

Mengingat lokasi kebakaran berada di jalur pendakian, BB TNBTS menutup total pendakian sejak Kamis 22 Oktober 2015 hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

Berdasarkan data Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, api masih membakar vegetasi di kawasan Watu Rejeng, Pos III, Pos IV, seluas 10 hektare, kemudian di blok Senthong/Landengan Dowo seluas 15 hektare.

Kebakaran di Watu Rejeng, Pos III, Pos IV, seluas 10 hektare saat ini masih terbakar dan dalam proses pengendalian. Sedangkan di kawasan Senthong atau Landengan Dowo belum dijangkau oleh tim dan masih terbakar.

Akibat kebakaran ini, berbagai jenis vegetasi yang terbakar meliputi tanaman akasia, dekuren, mentigi, tutup, anyer, dan kerinyu.

Ayu menduga kebakaran terjadi karena api unggun yang belum sempurna padamnya sehingga bara api membakar semak dan meluas karena terpaan angin, mengingat kondisi tanaman mengering karena musim kemarau.

(MSR)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini