Jogja Diprediksi Masih Jauh dari Bencana Gempa Besar

Markus Yuwono, Sindoradio · Kamis 05 November 2015 16:27 WIB
https: img.okezone.com content 2015 11 05 510 1244298 jogja-diprediksi-masih-jauh-dari-bencana-gempa-besar-kXjp1QGicy.jpg Ilustrasi (foto: Shutterstock)

YOGYAKARTA - Gempa yang dirasakan masyarakat Yogyakarta dalam beberapa pekan terakhir menurut Tenaga Ahli Bidang Kebencanaan Kementrian ESDM Surono atau Mbah Rono, merupakan fenomena biasa.

"Rawan gempa ya. Sesar ada. Pernah terjadi gempa besar 1943 dan 2006. Wajar lah gempa kecil itu terjadi," kata Mbah Rono saat ditemui di Yogyakarta, Kamis (5/11/2015).

Dia menjelaskan, kekuatan gempa mulai dari skala 2 SR hingga 5 SR ini masih dalam taraf normal. Hal ini karena DIY termasuk daerah yang rawan gempa. Apalagi Yogyakarta pernah memiliki catatan gempa besar seperti 1943 dan 2006.

"Untuk gempa besar mungkin masih perlu waktu untuk gempa sebesar 2006," jelasnya.

Gempa dengan intensitas kecil ini malah diperlukan untuk melepaskan energi yang ada di sesar. Selain itu, gempa untuk mengisi magma di Merapi yang sudah habis sejak tahun 2010.

Kemungkinan, untuk gempa besar masih agak lama. "Menurut saya perlu waktu untuk mengeluarkan gempa sebesar seperti tahun 2006 dan 1943," jelasnya.

Mbah Rono mengungkapkan, meski masih lama kemungkinan gempa besar, namun warga harus tetap waspada dan siaga dalam menghadapi gempa.

"Kalo lihat periode tahun 1943 ke 2006 kan puluhan tahun. Jangan keburu terjadi masih lama untuk terjadi gempa besar," pungkasnya.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini