Image

Ratusan Ribu Guru Honorer Batal Diangkat Jadi PNS

Afriani Susanti , Jurnalis · Jum'at, 6 November 2015 - 15:10 WIB
Rakornas PGRI tentang status guru honorer. (Foto: Afriani S/Okezone) Rakornas PGRI tentang status guru honorer. (Foto: Afriani S/Okezone)

JAKARTA - Ratusan ribu guru honorer di Indonesia kembali harus menelan kekecewaan. Pasalnya, harapan pengangkatan status sebagai pegawai negeri sipil (PNS) pupus.

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Sulistyo mengungkapkan, dia baru saja mendapatkan informasi bila janji pemerintah untuk mengangkat honorer sebagai PNS dibatalkan.

"Kami sangat menyesalkan karena di UU APBN yang baru saja disahkan oleh DPR RI tidak ada anggaran untuk mengangkat guru-guru honorer. Saya seperti tersambar petir," ungkapnya dalam Rakornas IV Forum Honorer Kategori 2 Indonesia (FHK2I) di Kantor PGRI, Jakarta, Jumat (6/11/2015).

Sulistyo sendiri menjadi saksi ketika Menteri PAN RB Yuddy Chrisnandi menjanjikan perubahan status guru-guru honorer di Tanah Air. Ketika itu, sekira 40 ribu guru honorer berdemonstrasi menuntut pengangkatan sebagai PNS. Dalam audiensi dengan Kemenpan RB yang juga diikuti perwakilan DPR RI, Kemenkeu, Kemendikbud, dan Bapenas, Menteri Yuddy berjanji akan mengangkat 439.596 pegawai honorer di seluruh Indonesia.

Salah satu poin yang disetujui pemerintah adalah Komisi II DPR RI dan Kemenpan RB sepakat untuk mengangkat tenaga honorer tersebut melalui proses verifikasi. Selain itu, Komisi II dan Kemenpan RB akan membicarakan dukungan mengenai keuangan bersama, berkenaan dengan keputusan bersama pada pengangkatan guru honorer yang akan dibicarakan sebelum APBN 2016.

"Anggaran yang dibutuhkan untuk pengangkatan honorer pada 2006-2019 sebesar Rp11,2 triliun," imbuhnya.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming