nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mahasiswa UMB Diminta Maknai Sejarah Hari Pahlawan

Rabu 11 November 2015 08:38 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2015 11 11 65 1247245 mahasiswa-umb-diminta-maknai-sejarah-hari-pahlawan-gU2VNJQNtI.jpg foto: dok Okezone

JAKARTA - Hari Pahlawan yang diperingati pada 10 November merupakan momentum untuk melihat kembali sejarah perjuangan bangsa Indonesia sehingga sejarah perlu dimaknai mahasiswa dari nilai yang tersirat.

"Sejarah perlu dijadikan pijakan dan energy positif bagi perubahan di masa mendatang. Hari Pahlawan merupakan mementum bagi mahasiswa untuk penerungan bangsa," ujar Rektor Universitas Mercu Buana (UMB) Arissetyanto Nugroho dalam peringatan Lustrum UMB di Jakarta, Selasa 10 November 2015 malam.

Menurutnya, sejarah merupakan peristiwa yang memiliki banyak pesan. Sejarah juga memberikan sumber ilmu pengetahuan yang penting bagi generasi muda khususnya mahasiswa UMB. Sebab itu, pribadi bangsa yang kuat adalah dengan memaknai sejarah secara tepat.

Ia menjelaskan, pertempuran pemuda melawan tentara sekutu pada saat itu membuktikan bahwa peristiwa 10 November 1945 tidak hanya dimaknai sebagai peristiwa pergulatan fisik. Namun di balik itu, harus dilihat pada spirit yang melatarbelakangi peristiwa tersebut.

"Pada 10 November 1945 bentuk idealisme pemuda yang tidak terima negara Indonesia diultimatum negara lain. Karena bentuk ultimatum sekutu merupakan bagian dari penjajahan," ujarnya.

Dirinya berharap pada saat ini sejarah tersebut bisa dijadikan pijakan dan ditumbuhkan generasi muda. Maksudnya, sejarah tidak hanya dijadikan sebagai pelajaran bagi generasi muda saja, namun sebaiknya diresapi dari perjuangan pemuda di era penjajahan tersebut.

Rektor menjelaskan, momentum perjuangan pemuda-pemudi kala itu yang ingin diresapi UMB. Terlebih bertepatan dengan hari jadi UMB yang bakal terus berkiprah di masa mendatang. Artinya peristiwa masa lalu harus menjadi cerminan bagi mahasiswa UMB membuat terobosan di masa mendatang.

"Saya berharap UMB bisa lebih baik lagi ke depan dan memberikan kiprahnya kepada masyarakat banyak melalui pemaknaan sejarah," kata Nugroho.

(MSR)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini