Image

Usai Cabuli Siswi SMA di Kuburan Jepang, Eriadi Ditangkap

Akbar Dongoran, Jurnalis · Kamis, 19 November 2015 - 10:33 WIB
Ilustrasi. (dok.Okezone) Ilustrasi. (dok.Okezone)

MEDAN - ‎Eriadi (33) ditetapkan sebagai tersangka usai mencabuli seorang siswi SMA Negeri I Delitua di Kawasan Kuburan Jepang di Delitua, Kota Medan, pada Jumat 13 November 2015. Pelaku kini sudah ditangkap.

‎Kanit Reskrim Polsek Deli Tua Iptu Jonathan mengatakan, warga Jalan Sisingamangaraja, Keluruhan Sitirejo III, Kecamatan Medan Amplas itu ditangkap di area perkebunan sawit milik warga di kawasan Patumbak, Deliserdang.

Eriadi ditangkap setelah polisi memeriksa korban dan sejumlah orang yang berada di sekitar lokasi kejadian. Termasuk orang-orang yang menolong korban usai dicabuli.

Menurut Jonathan, ‎peristiwa pencabulan itu terjadi saat korban pulang dari sekolah dan melintas di Kawasan Pekuburan Jepang menuju rumahnya di Desa Sidodadi, Kecamatan Birubiru.

Saat melintas, pelaku yang melihat korban berjalan kaki tertarik dengan kemolekan tubuh siswi itu. Ia lalu mencegat dan menarik korban ke dalam kawasan kuburan.

"Di area pekuburan itu, pelaku membekap mulut korban. Setelah mencabulinya, korban ditinggalkan begitu saja," ucapnya.

Korban yang sempat pingsan itu berusaha mencari pertolongan. Ia lalu dibawa warga ke Mapolsek Delitua untuk membuat laporan, setelah sebelumnya menghubungi orangtuanya.‎

Polisi yang mendapat laporan korban itu, langsung melakukan penyelidikan dan mengamankan pelaku. "Saat ini pelaku masih kami periksa. Dia akan kami jerat dengan Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Bisa dijerat sampai 15 tahun penjara," tutur Jonathan.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming