nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Program Mengenal Nusantara Lebih Bernilai dari Beasiswa

Danang Sugianto, Jurnalis · Senin 07 Desember 2015 15:50 WIB
https: img.okeinfo.net content 2015 12 07 65 1262442 program-mengenal-nusantara-lebih-bernilai-dari-beasiswa-MeA4yKPpWQ.jpg Peserta program Siswa Mengenal Nusantara besutan Kementerian BUMN. (Foto: Danang S/Okezone)

JAKARTA - Kementerian BUMN memiliki program sosial pendidikan baru yang bertajuk 'Siswa Mengenal Nusantara'. Melalui program ini, semua perusahaan berplat merah menjadi panitia untuk mengirimkan siswa-siswi dari 34 provinsi ke seluruh wilayah di Indonesia.

Program ini akan memilih 17 siswa SMA yang berprestasi dari setiap provinsi untuk mengenal provinsi lain. Mereka diajak mengenal dari tatanan pemerintahannya, keunikan pariwisata, hingga kantor dan proyek BUMN yang ada di provinsi tersebut.

Staf Khusus Menteri BUMN Riza Primadi mengakui, pihaknya tidak memberikan benefit berupa beasiswa kepada siswa-siswi yang mengikuti program tersebut. Namun menurutnya, benefit yang didapat para siswa di program tersebut lebih bernilai dari beasiswa.

"Mereka ini kan berprestasi. Selama ini paling hanya diberi ucapan selamat atau dipanggil ke depan kelas ini karena berprestasi. Nah ini sebenarnya penghargaan untuk prestasi mereka," tutur Riza kepada Okezone, di Gedung Angkasa Pura I, Kemayoran, Jakarta.

Riza juga mengatakan, jika dihitung dari sisi materi, program tersebut juga dinilai jauh lebih bernilai ketimbang beasiswa. Pasalnya biaya yang dikeluarkan dari seluruh BUMN untuk menggelar program tersebut di 34 provinsi sangat besar.

"Kalau dilihat dari nilainya ini lebih besar dari beasiswa. Beasiswa paling setahun berapa. Kalau ini, tiketnya pulang pergi berapa, akomodasinya berapa. Ini kalau ditotal seluruh BUMN mungkin bisa mengeluarkan miliaran rupiah. Bayangkan seleksinya antarkepulauan, seperti di Kepulauan Riau, mereka dikumpulkan dari pulau-pulau di sana, di NTT juga. Itu semua butuh biaya," imbuhnya.

Kendati begitu, Riza menegaskan, program tersebut murni sebagai bentuk bakti BUMN untuk masyarakat Indonesia khususnya di bidang pendidikan. Pihaknya juga berharap manfaat dari program tersebut bisa diterima dengan baik oleh para siswa peserta.

"Tapi intinya bukan karena persoalan biaya, ini nilainya lebih dari beasiswa. Sebuah pengalaman yang tidak bisa dilupakan. Mudah-mudahan mereka akan punya mimpi besar, sehingga mau sekolah lebih tinggi. Bahkan mau sekolah keluar dari provinsinya," pungkasnya.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini