Mahasiswa Unsoed Ikuti Youth Ambassador di Thailand dan Rumania

Iradhatie Wurinanda, · Jum'at 18 Desember 2015 13:13 WIB
https: img.okezone.com content 2015 12 18 65 1270287 mahasiswa-unsoed-ikuti-youth-ambassador-di-thailand-dan-rumania-IF3CBRUY6D.jpg Empat mahasiswa yang mewakili Unsoed di Thailand dan Rumania. (Foto: Dok. Unsoed)

JAKARTA - Empat mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dari jurusan Ilmu Komunikasi akan mengikuti social project dan Youth Ambassador, Global Citizen Developement Program pada Januari mendatang. Di ajang rutin yang digelar AIESEC (Association Internationaledes des Etudiants en Sciences Economiques et Commerciales) itu, mereka akan mewakili Unsoed di Thailand dan Rumania.

Keempat mahasiswa tersebut, yakni Abila Januariska, Naufal Hisyam, Aliefah Permata Fikri, dan Purwita Apriantiwi. Untuk Aliefah Permata Fikri akan menjalankan program di Rumania. Sedangkan tiga perwakilan lainnya akan mewakili AIESEC Unsoed di Thailand.

Misi yang dibawa oleh setiap delegasi sendiri berbeda-beda. Salah satu peserta, Abila misalnya, akan menampilkan misi perdamaian dunia.

"Mugkin saat ini untuk bebas perang, kemiskinan, dan mencapai perdamaian hanyalah sebuah mimpi. Tapi, saya akan terus berusaha membuat semua orang percaya bahwa seluruh jagat raya turut membantunya untuk mencapai mimpinya," tuturnya dinukil dari laman Unsoed, Jumat (18/12/2015).

Sedangkan mahasiswa lainnya, Aliefah ingin mewujudkan suatu perubahan agar tercipta kebebasan dan kemakmuran. Menurutnya, perubahan bisa dilakukan setiap orang, bahkan oleh mereka yang memiliki kekurangan.

"Dengan kegiatan ini, saya ingin dapat menjadi salah satu orang yang memulai mewujudkan perubahan itu sendiri. Bukan hanya sekadar bermimpi," ujar Aliefah.

Sementara bagi Naufal, AISEC merupakan kesempatan bagi dirinya untuk mempelajari dan menghargai segala bentuk keanekaragaman budaya.

"Saya bersyukur karena dapat mencoba keluar dari zona nyaman dengan menghilangkan ketakutan akan perbedaan yang nantinya dapat membentuk saya menjadi orang yang lebih terbuka, menambah wawasan ilmu, dan keanekaragaman budaya," pungkasnya. (ira)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini