nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Prostitusi di Negeri Gajah Putih

Jihad Dwidyasa , Jurnalis · Sabtu 19 Desember 2015 07:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2015 12 19 18 1270811 prostitusi-di-negeri-gajah-putih-tRqFS6aAvh.jpg Patpong dikenal sebagai pusat hiburan seks di Thailand. (Foto: Bangkok Night City)

BANGKOK – Jika berbicara tentang wisata atau tempat-tempat paling menarik di Thailand, pasti mayoritas wisatawan akan membayangkan indahnya pantai serta pasir putih yang berada di Phuket Island.

Namun, ternyata ada beragam tempat wisata di Thailand. Bahkan, ada juga tempat wisata yang dalam tanda kutip ilegal di negara lain, tapi legal di sana, yakni ‘wisata seks’ yang ternyata banyak dicari oleh sebagian wisatawan asing.

Ya, di Negeri Gajah Putih hal itu dilegalkan oleh pemerintahnya, dengan alasan untuk menarik wisatawan sekaligus menjadi pemasukan tambahan bagi negara.

Salah satu tempat wisata seks yang cukup tersohor di Red-Light District-nya Thailand adalah ‘Patpong’. Kawasan itu sebenarnya masih berada di ibu kota Thailand, yaitu Bangkok.

Kawasan Patpong merupakan sebuah gang yang diapit oleh Jalan Surawong dan Silom yang berada di pusat Kota Bangkok.

Patpong merupakan tempat lokalisasi hiburan malam paling tersohor di Thailand. Di tempat itu, banyak sekali menyajikan jasa pemuas birahi yang tidak lain hanya untuk memenuhi kepuasan pengguna layanan “esek-esek”.

Tak heran mengapa di kawasan itu banyak menyajikan jasa tersebut. Sebab, di kanan-kiri jalanan di Patpong memang berderet sejumlah lapak kaki lima yang menjajakan dagangan seperti alat-alat bantu seks.

Di kawasan itu, ada juga sederet bangunan bar serta kafe yang menyajikan berbagai hiburan, mulai dari live musik, hingga sajian tari erotis. Selain Patpong, lokasi prostitusi yang cukup ternama di Bangkok juga terdapat di area Soe Nana dan Dome.

Meski di kenal seluruh dunia sebagai kawasan prostitusi, wilayah Patpong sejatinya terlihat seperti ‘Night Market’ atau pasar malam. Selain bertebaran bar serta kafe yang menyajikan hiburan malam, di sana juga banyak pedagang kaki lima yang membuka lapaknya hanya untuk menjual pakaian, aksesoris, maupun suvenir-suvenir.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini