Diduga Penerima Dana Hibah di Pamekasan Direkayasa

Syaiful Islam, Okezone · Selasa 22 Desember 2015 09:54 WIB
https: img.okezone.com content 2015 12 22 519 1272602 diduga-penerima-dana-hibah-di-pamekasan-direkayasa-lJgJpj7p8z.jpg Ilustrasi (Okezone)

PAMEKASAN - Penerima dana hibah untuk masjid, musholla dan pondok pesantren di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur diduga direkayasa. Pasalnya data penerima dana hibah diduga amburadul.

Koordinator Aliansi Rakyat Anti Korupsi (Arak) Pamekasan, Yeyed mengatakan, saat penerima dana hibah tersebut seharusnya musholla, masjid dan yayasan atau pondok pesantren, masing-masing satu bantuan. Namun diduga ada penerima dana yang ganda.

"Namun kenyataan di lapangan dana hibah tidak tepat sasaran, ada penerima hibah musholla ganda, ada satu orang dapat bantuan musholla dan masjid," kata Yeyed.

Bahkan yang sangat miris, ada salah satu tukang becak yang diduga ikut masuk ke dalam daftar penerima dana hibah dengan total Rp11 Miliar tersebut. Tukang becak itu terdata sebagai penerima dana hibah yayasan.

"Kepada yang terhormat Kabag Kesra, hentikan rekayasa penerima dana hibah, kalau memang berani silahkan transparan dalam pemberian dana hibah," imbuh Yeyed.

Penerima dana hibah di Pamekasan, tercatat sebanyak 1.323 penerima dengan rincian, 947 musholla, 232 masjid dan 144 pondok pesantren, dengan besaran dana yang berbeda.

"Musholla mendapatkan Rp5 juta, masjid mendapatkan dana Rp10 juta, sedangkan pesantren dan yayasan mendapatkan dana hibah Rp75 juta," tambah Yeyed.

Sementara Kabag Kesra Pemkab Pamekasan, Fahmi enggan berkomentar saat hendak dikonfirmasi awak media.

(fds)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini