nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Belajar Buat Game Edukasi Sendiri

Selasa 22 Desember 2015 06:09 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2015 12 22 65 1272516 belajar-buat-game-edukasi-sendiri-qLhaM8SvZL.jpg Membuat game edukasi sendiri ternyata tidak sulit. (Foto: dok. KR)

SEMARANG - Seiring dengan perkembangan teknologi, terutama di zaman digital seperti sekarang ini, game ternyata banyak diminati oleh berbagai kalangan usia baik muda maupun tua. Tak terkecuali anak-anak yang sedang mengalami masa pertumbuhan dan berada dalam masa belajar. Oleh karena itu diperlukan pendampingan orangtua dan pendidik dalam mengontrol kebiasaan anak bermain game, terutama karena tidak semua game baik untuk anak-anak atau bersifat mendidik.

Dalam seminar "Mudah Membuat Game sebagai Teman Belajar" di Universitas katolik (Unika) Soegijapranata Semarang, Konsultan IT sekaligus dosen di prodi Game Technology Dr Ridwan Sanjaya SE SKom MS IEC memaparkan tentang keefektifan metode pembelajaran dengan game.

"Saat ini, anak-anak merupakan Digital Natives. Hampir semua anak sudah mengenal game dan penggunaan gadget bagi anak tidak terhindarkan lagi. Anak akan lebih tertarik jika pembelajaran dikemas menjadi sebuah animasi yang bisa dimainkan," jelas Ridwan.

Lebih lanjut Ridwan menyampaikan, peluang dalam membuat game ini sangat besar khususnya jika mempunyai anak yang suka bermain game. Dengan game edukasi, kita bisa mengurangi ketergantungan anak dengan game yang tidak mendidik. Setiap orangtua dapat membuatkan game yang sesuai untuk materi pembelajaran anaknya.

"Bahkan juga bisa menghasilkan pendapatan dari iklan-iklan yang dipasang oleh para pengiklan di internet," imbuhnya.

Ridwan menilai, paparan dalam seminar dan workshop tersebut bisa menjadi bahan kajian bagi pendidik dalam mengajar, supaya proses belajar mengajar makin menarik bagi anak didiknya karena kontennya yang inovatif dan penuh tantangan. Sehingga tanpa disadari pembelajaran lewat game dapat mendorong peserta didik untuk terlibat aktif dalam kegiatan belajar mengajar sesuai dengan arahan yang ingin dicapai oleh seorang guru.

Pada kegiatan seminar ini, asisten peneliti dan penulis buku pembuatan game Michael Satrio dan Aprillia Ratna mengajak peserta mempraktikkan cara membuat game yang mudah dan sederhana hanya dalam waktu 15 menit. Salah seorang peserta dalam praktik pembuatan game, Haris menyatakan sangat terkesan dengan praktik pembuatan game yang ternyata sangat mudah.

"Sebelum datang di seminar ini, saya berpikir membuat game susah dan hanya orang-orang dari latar belakang komputer saja yang bisa membuat, namun ternyata dalam praktiknya orang awam-pun bisa membuatnya," tukas Haris. Dengan begitu, orangtua atau guru dapat mengembangkan game pembelajaran untuk anak atau siswanya sendiri.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini