nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Didesak Menindak Produsen Terompet Berbahan Alquran

Qur'anul Hidayat, Jurnalis · Selasa 29 Desember 2015 10:56 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2015 12 29 512 1276570 polisi-didesak-menindak-produsen-terompet-berbahan-alquran-yvZsjVV458.jpg Terompet dari sampul Alquran yang beredar di Kendal (Ist)

JAKARTA - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini mendesak agar kepolisian menindak tegas produsen terompet berbahan dasar sampul Alquran yang beredar di Kendal, Jawa Tengah.

Permintaan maaf saja menurutnya tidak cukup untuk mempertanggungjawabkan peredaran 2.3 ton terompet berbahan dasar sampul Alquran di tengah masyarakat.

"Saya berharap polisi menindak tegas dan memproses hukum produsen dan pihak-pihak terkait. Tidak cukup hanya meminta maaf," ungkap Jazuli kepada wartawan di Jakarta, Selasa (29/12/2015).

Jika tak ditindak tegas, kata Jazuli, dikhawatirkan ada pihak tertentu yang memanfaatkan situasi ini untuk memelihara kegaduhan sosial.

"Kalau itu benar dan dibiarkan dikhawatirkan ada kelompok-kelompok tertentu yang memanfaatkan untuk menimbulkan kegaduhan/kerusuhan sosial," ungkap Jazuli

Anggota Komisi III itu pun meminta masyarakat untuk tak mudah terprovokasi atas beredarnya terompet berbahan dasar sampul Alquran. Dia meminta masyarakat tetap proaktif melaporkan persoalan serupa ke pihak berwajib.

"Umat Islam agar proaktif melaporkan temuan penjualan terompet tersebut di lokasi masing-masing dan serahkan semuanya kepada penegak hukum untuk memprosesnya dengan transparan dan adil," tandasnya.

Penjualan terompet berbahan sampul Alquran terbongkar setelah tokoh agama di Kendal mendapati tulisan lafaz Alquran dan tulisan "Kementrian Agama RI tahun 2013" pada terompet yang dijual di sebuat minimarket.

Pihak kepolisian langsung melakukan tindakan mengamankan terompet serupa dari 21 gerai di Kendal. Selain itu, razia terompet juga digelar di tempat penjualan lainnya.

Polda Jawa Tengah juga langsung turun tangan melakukan penyitaan. Hasilnya, penyidik Dit Reskrimum mendapati jumlah sangat besar mencapai 2,3 ton terompet berbahan sampul Alquran.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini