Obama: Menistakan Islam, AS Menistakan Diri di Mata Dunia

Randy Wirayudha, Okezone · Rabu 13 Januari 2016 14:25 WIB
https: img.okezone.com content 2016 01 13 18 1287190 obama-menistakan-islam-as-menistakan-diri-di-mata-dunia-VBqnp4SU6P.jpg Presiden Amerika Serikat, Barack Hussein Obama (Foto: Kevin Lamarque/REUTERS))

WASHINGTON DC – Belakangan, sejumlah politisi Amerika Serikat (AS) terang-terangan melayangkan retorika anti-Islam, maupun anti-pengungsi dari Timur Tengah.

Presiden AS, Barack Obama, menentang retorika semacam itu dan ingin mengajak para politisi AS, untuk bisa bertoleransi terhadap para warga muslim.

Obama mengingatkan bahwa jati diri AS sebagai sebuah negara, adalah demokrasi, toleransi dan anti-diskriminasi.

“Ketika politisi menghina muslim, ketika sebuah masjid dirusak, atau seorang bocah muslim di-bully, tindakan semacam itu takkan membuat kita merasa lebih aman,” seru Obama menyindir salah satu kandidat Presiden AS dari Partai Republik.

“Itu tindakan yang salah. Tindakan seperti itu malah menistakan diri kita sendiri di mata dunia. Tindakan itu membuat kita lebih sulit mencapai tujuan. Dan tindakan itu mengkhianati diri kita sebagai sebuah negara,” tambahnya, dilansir Sputnik, Rabu (13/1/2016).

Ya, salah satu kandidat Presiden AS yang dikenal kontroversial, belum lama ini acap melontarkan kalimat-kalimat kebencian terhadap Islam.

Mulai dari keinginannya membuat warga muslim mengenakan pengenal, hingga ingin pengusiran kasar terahdap seorang wanita muslim dari kantor tim suksesnya.

“Kita harus menolak politik yang menargetkan masyarakat berdasarkan ras atau agama. Ini bukan persoalan koreksi politis. Ini persoalan pemahaman yang bisa membuat kita kuat,” lanjut Obama.

“Dunia menghormati kita bukan karena persenjataan. Dunia respek pada kita karena perbedaan kita dan keterbukaan kita, serta cara kita menghormati setiap keyakinan (agama),” tandas presiden yang pernah mengecap bangku sekolah di Indonesia itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini