Serang Gay di Kereta, Remaja Perempuan Ini Ditangkap

Silviana Dharma, Okezone · Jum'at 15 Januari 2016 19:06 WIB
https: img.okezone.com content 2016 01 15 18 1289212 serang-gay-di-kereta-remaja-perempuan-ini-ditangkap-yeUuksRzVb.jpg Ilustrasi. pemukulan. (Foto: dok.Okezone)

WASHINGTON – Seorang remaja putri berusia 15 tahun yang selama ini buron akhirnya berhasil ditahan, Kamis 14 Januari 2016. Pemudi itu ditangkap karena berusaha merampok sepasang gay di dalam gerbong kereta Washington, Amerika Serikat (AS).

Aksi kriminalnya tidak dilakukan sendirian, ia menghadang kedua korbannya bersama belasan remaja lain.

Joseph Cowart (43) saat itu hendak melakukan perjalanan dengan pacar lelakinya pada 22 November 2015 sekira pukul 01.16 waktu setempat. Tiba-tiba ia dikelilingi 12 remaja yang mencoba mengambil paksa barang bawaan mereka.

Menolak dirampok, gerombolan itu mulai memukul dan mengeluarkan makian rasis gender kepada pasangan homoseksual ini.

“Benar, kami menerima perintah penahanan atas seorang pemudi 15 tahun terkait serangan anti gay di gerbong kereta Washington. Tersangka ini adalah orang yang bertanggung jawab atas makian gay, kemudian menendang keras dan meninju korban,” demikian keterangan Departemen Kepolisian Transportasi Kereta (MTPD) setempat, sebagaimana dikutip dari Gay Star News, Jumat (15/1/2016).

Selain mengeluarkan umpatan yang menghina kaum penyuka sesama jenis, remaja putri itu juga mengejek tangan korban yang cacat akibat stroke yang dideritanya sejak 2004.

Serangan dimulai dekat Stasiun Fort Totten dan terus berlangsung hingga perhentian keempat, yakni di Stasiun Shaw-Howard University. Usai penyerangan, Cowart segera dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan intensif atas luka serius yang dideritanya.

Kemudian detektif berupaya mengidentifikasi identitas penyerang menggunakan sistem pengintaian digital yang dipasang di sudut-sudut gerbong stasiun, selain melalui keterangan korban dan saksi.

“Pelaku ditangkap tanpa insiden pagi ini oleh NYPD Waran Squad di kediamannya di Northeast DC sesuai surat perintah penangkapan yang dikeluarkan kemarin. Selanjutnya, proses hukum akan mendakwanya dengan tuduhan tindak kekerasan dan perampokan,” tambahnya.

Hubungan sesama jenis kini sudah sah secara hukum di seluruh penjuru Negeri Paman Sam tersebut. Dengan jumlah suara 5 setuju, 4 menolak, Mahkamah Agung AS melegalkan pernikahan homoseksual sejak pertengahan 2015.

Sebelum adanya putusan ini, pernikahan sesama jenis di pemerintahan federal Presiden Barrack Obama hanya sah di 37 dari 50 negara bagian. Namun begitu, dari kejadian ini jelas, masih ada saja pihak yang tidak sepakat dengan kebijakan fenomenal tersebut.

(Sil)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini