nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terkait Tata Ruang, Warga Aceh Gugat Mendagri

Salman Mardira, Jurnalis · Kamis 21 Januari 2016 11:41 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 01 21 340 1293477 terkait-tata-ruang-warga-aceh-gugat-mendagri-BxqTCrELGa.jpg Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo (Foto: Okezone)

BANDA ACEH – Warga Aceh menggugat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Pasalnya, Mendagri tidak membatalkan Qanun Nomor 19 Tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Aceh.

Gugatan tersebut disampaikan sembilan masyarakat dari berbagai daerah di Aceh yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Aceh Menggugat (Geram). Mereka menganggap, pemerintah tidak mengindahkan notifikasi yang mereka ajukan pada tahun lalu agar memasukkan kawasan strategis lingkungan dalam RTRW Aceh dalam 60 hari kerja.

“Gugatan resmi kita daftarkan hari ini di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Kita sengaja daftarkan di tempat domisili Mendagri yaitu Jakarta Pusat,” tutur Nurul Ikhsan, kuasa hukum para penggungat kepada Okezone, Kamis (21/1/2016).

Penggugat menilai, Qanun tersebut juga tidak ramah bencana dan berpotensi merusak lingkungan hidup, karena tidak memasukkan wilayah strategis seperti Kawasan Ekosistem Leuser di dalamnya. Selain itu, hak adat pengelolaan hutan juga luput masuk dalam peraturan daerah tersebut.

Selain Mendagri, mereka juga menggungat Gubernur Aceh Zaini Abdullah dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Muharuddin, karena mensahkan Qanun RTRW Aceh tanpa memasukan beberapa substansi penting yang diamanahkan dalam RTRW Nasional.

"Seperti Kawasan Ekosistem Leuser, tidak dimasukkan dalam RTRW Aceh. Padahal, Kawasan Ekosistem Leuser diatur dalam RTRW Nasional dan juga dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang pemerintahan Aceh," ucap Nurul.

Untuk diketahui, Qanun adalah Peraturan Perundang-undangan sejenis Peraturan Daerah yang mengatur penyelenggaraan pemerintahan dan kehidupan masyarakat di Provinsi Aceh

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini