Sikap Salam UI Tanggapi Gaduh Isu LGBT

Marieska Harya Virdhani, Okezone · Selasa 26 Januari 2016 12:12 WIB
https: img.okezone.com content 2016 01 26 65 1297269 sikap-salam-ui-tanggapi-gaduh-isu-lgbt-JzxQcJK39V.jpg Rektorat Universitas Indonesia. (Foto: dok. Okezone)

DEPOK – Beberapa hari terakhir, Universitas Indonesia (UI) diramaikan dengan perbincangan hangat seputar isu lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT). Dalam hal ini, Salam UI dan Lembaga Dakwah (LDF) se-UI sebagai lembaga kerohanian Islam yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan, mengambil sikap.

Ketua Salam UI Rangga Kusumo mengatakan Salam UI dan LDF se-UI ingin menyampaikan bahwa Islam adalah agama yang mengajak pada fitrah yaitu menentramkan jiwa, membawa kemashlahatan dan menghadirkan kebahagiaan yang hakiki. Firman menyebut, hal itu sesuai dengan firman Allah dalam Alquran, " Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Islam) sesuai fitrah Allah disebabkan Dia telah menciptakan manusia menurut (fitrah) itu. Tidak ada perubahan pada ciptaan Allah. Itulah agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui." (QS. Ar-Rum: 30).

"Kedua, Salam UI dan LDF se-UI secara tegas menolak dengan keras tindakan orang-orang yang mendiskreditkan saudara-saudara kita yang sedang mengalami konflik batin dalam masalah seksual, pendiskreditan dalam bentuk apa pun. Karena sesungguhnya Islam mengajarkan untuk bersikap lemah lembut terhadap sesama. Firman Allah dalam Al Quran, 'Maka disebabkan rahmat Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu,' (QS. Ali-Imran: 159)," kata Rangga kepada Okezone, Selasa (26/1/2016).

Dia menambahkan Salam UI dan LDF se-UI siap menjadi sahabat untuk sharing dan teman mencari jalan keluar bagi mahasiswa yang sedang mengalami konflik batin dalam masalah seksual maupun dalam menghadapi tekanan sosial akibat kondisi tersebut. Menurut Rangga, sudah menjadi kewajiban antarsesama untuk saling membantu saudaranya yang sedang mengalami kesulitan, baik saudara seiman maupun sebangsa.

"Tak terkecuali membantu mencarikan jalan keluar yang bijaksana bagi pergolakan yang sedang dihadapi. Allah pasti akan tunjukkan jalan kebaikan. Firman Allah dalam Al-Quran, 'Dan orang-orang yang berjihad (bersungguh-sungguh) untuk mencari keridhaan Kami, Kami akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan kami. Dan sungguh, Allah beserta orang-orang yang berbuat baik,' (QS. Al-Ankabut: 69)," tandasnya.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini