nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jadi Dokter Hewan, Harus Siap Kotor-kotoran

Afriani Susanti , Jurnalis · Sabtu 30 Januari 2016 02:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 01 30 65 1300885 jadi-dokter-hewan-harus-siap-kotor-kotoran-BHGmMVqcly.jpg Peternakan ayam. (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA - Kantor dokter umumnya rumah sakit atau klinik kesehatan. Tetapi dokter hewan terbiasa berkantor di kandang binatang, yang tentu saja jauh dari kata bersih dan wangi.

Fakta inilah yang dijalani Dian Karisma sebagai dokter hewan. Sejak awal kuliah, Dian memang sudah bersiap untuk bekerja memeriksa hewan dari satu kandang ke kandang yang lainnya. Tidak jarang, Dian dan dokter hewan lainnya pun harus siap berkotor-kotoran saat menjalani tugas mereka.

"Kalau bekerja di bidang peternakan pasti akan kena kotor. Tapi bukan berarti main kotor-kotoran ya," ungkapnya saat dihubungi Okezone, belum lama ini.

Pada masa awal menjalani praktik, Dian pun belum terbiasa menangani hewan-hewan di kandang. Namun, tuntutan profesi akhirnya membuat Dian tidak canggung lagi.

"Awalnya pasti jijik, tapi ini kan tuntutan. Supaya bisa mendiagnosa suatu penyakit, ya, seperti itu caranya. Selain itu kan lama-lama juga sudah terbiasa," ujarnya.

Dian sendiri kini bekerja di sebuah perusahaan ternak ayam. Saat kuliah kedokteran hewan, dia memang memilih spesialisasi ayam.

"Kalau untuk hewan yang lain, sebatas pengetahuan saja," imbuhnya.

Dalam sehari Dian bisa berkeliling tiga sampai lima kandang untuk memeriksa kesehatan ayam-ayam pasiennya. Selama menjalani profesi ini, Dian mengakui, belum merasakan kesulitan yang berarti.

"Enggak sulit kok berhadapan sama hewan," tambahnya. (ira)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini