Autocomplete Google: Muslim Report Terorisme Jadi Muslim Support Terorisme

Randy Wirayudha, Okezone · Rabu 17 Februari 2016 00:07 WIB
https: img.okezone.com content 2016 02 16 18 1313836 autocomplete-google-muslim-report-terorisme-jadi-muslim-support-terorisme-Fg2011QKz2.jpg Kesalahan autocomplete Google (Foto: Google.com)

MENLO PARK – Berawal dari pencarian kata “muslim report terrorism” yang dilakukan blogger muslim Amerika Serikat (AS), Hind Makki, muncul hal mengejutkan di mana situs pencarian Google, mengubah complete search kata kunci itu jadi “muslim support terrorism”.

Hal itu dilakukan Makki, pasca-event debat kandidat Presiden AS, Hillary Clinton yang mengatakan, para warga muslim harus berada di garis terdepan dalam memerangi terorisme.

Tapi betapa terkejutnya Makki, ketika ia tengah membuka Google dan melakukan pencarian tentang “American Muslims report terrorism”. Tapi yang muncul di search engine Google malah, “Did you mean: American Muslims support terrorism?,”.

Makki juga sempat mengulang pencarian, tapi search engine memunculkan tanggapan yang sama. Begitu pun dengan upaya pengulangan Makki dengan komputer lainnya. Hasilnya tetap sama.

“Awalnya saya pikir itu lucu, tapi saya juga sedih dan segera meng-caption layar Google bertuliskan itu. Saya tahu itu bukan kesalahan Google, tapi itu menunjukkan betapa banyaknya orang mencari kata kunci ‘Muslims support terrorism’,” ungkap Makki, dinukil Russia Today, Rabu (17/2/2016).

Pihak Google pun segera memberi klarifikasi dan menyampaikan permintaan maafnya. “Prediksi autocomplete secara otomatis dihasilkan oleh algoritma tanpa keterlibatan manusia. Algoritma itu didasarkan pada banyak faktor, termasuk seberapa sering orang mencari kata itu,” ungkap pernyataan Google.

“Algoritma itu didesain untuk merefleksikan jangkauan info di jaringan. Jadi, seperti halnya jaringan, kata pencarian yang Anda lihat mungkin terlihat aneh atau mengejutkan,” sambungnya.

“Kata-mata ‘Muslims report terrorism’ merupakan kata-kata kunci pencarian yang jarang dan terlihat mirip dengan ‘Muslims support terrorism’ – kata-kata yang tergolong pencarian populer,” tandas pernyataan Google.

Hal aneh ini sedianya bukan pertama kali terjadi pada Google. Beberapa waktu lalu, hal serupa juga pernah terjadi.

Ketika diketik kata-kata “Muslims are…”, maka yang dimunculkan autocomplete bukanlah “not terrorist”, melainkan “condemn ISIS”, “celebrate Christmas”, “protect Christians”, hingga “taking over Europe” atau “celebrating 9/11”.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini