nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bongkar Kalijodo, Ahok Klaim Didukung TNI-Polri

Syamsul Anwar Khoemaeni, Jurnalis · Rabu 17 Februari 2016 10:14 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 02 17 338 1314135 bongkar-kalijodo-ahok-klaim-didukung-tni-polri-bIWUnJoEj2.jpg Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Foto: Okezone)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan, ia hanya menjalankan amanat konstitusi untuk menggusur wilayah Kalijodo, Jakarta Utara. Mantan Bupati Belitung Timur itu menilai, pemukiman dan tempat hiburan yang dibangun di kawasan Kalijodo merupakan tanah negara dan dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.

"ā€ˇPrinsip kita ya kita kan pejabat. Pejabat itu disumpah untuk melaksanakan konstitusi. Jadi, kasus Kalijodo itu sebenarnya dalam Undang-Undang Pokok Agraria, itu sebenarnya sudah melanggar," ujar Ahok usai mengikuti apel gabungan di Makodam Jaya, Jalan Mayjen Sutoyo, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (17/2/2016).

Merujuk pada UU Pokok Agraria, Ahok menegaskan sebuah pelanggaran lantaran menguasai tanah negara dan dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi. Ia memastikan, peruntukan kawasan di lokasi tersebut ialah lahan hijau yang harus dikembalikan.

"Harus kita kembalikan, prinsipnya itu saja. Jadi, kita bersihkan semua, tentu semua dibersihkan," imbuhnya.

Suami Veronica Tan itu mengaku didukung oleh aparat TNI-Poldi untuk menertibkan Kalijodo. Bahkan, ia mengklaim juga didukung oleh petinggi korps militer untuk mengembalikan peruntukan kawasan tersebut.

"Jadi, kita semua didukung penuh oleh Polri dan TNI. Ada Pak Kapolda, Pak Pangdam, Pak Pangkostrad. Semua lengkap di sini. Saya hanya melaksanakan konstitusi saja," tukasnya.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini