nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Petugas Disebar Buru Pemilik Ganja 2,17 Ton di Sukabumi

ant, Jurnalis · Selasa 23 Februari 2016 20:56 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 02 23 525 1319607 petugas-disebar-buru-pemilik-ganja-2-17-ton-di-sukabumi-obw1SSXnqZ.jpg Ilustrasi. Dok Okezone

SUKABUMI - Petugas gabungan dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sukabumi dan Polres Sukabumi Kota, Jawa Barat disebar untuk terus memburu pemilik ganja seberat 2,170 ton.

"Informasi terus kami kumpulkan dan anggota pun sudah disebar agar pemilik ganja bisa segera ditemukan untuk mengembangkan kasus ini," kata Humas BNNK Sukabumi, Unang Hidayat di Sukabumi, Selasa (23/2/2016).

Menurutnya, ganja yang ditemukan di sebuah truk yang terparkir di Kampung Pasir Ipis, Desa Tegal Panjang, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi sudah ditinggalkan oleh pemilik beserta sopir dan kernetnya.

Selain itu, tidak jauh dari lokasi penemuan ganja yang beratnya 2 ton lebih itu petugas juga menemukan sebuah truk tronton di Jalan Raya Sukabumi-Cianjur yang dalam truk tersebut juga ditemukan satu bata ganja kering dengan berat sekitar dua kilogram.

Diduga truk tersebut, juga mengangkut ganja kering yang kemudian ganja itu dibongkar muat ke beberapa truk yang ukurannya lebih kecil. Selain berkoordinasi dengan pihak keamanan di Sukabumi, BNNK Sukabumi juga berkoordinasi dengan BNNK Cianjur dan Jabar karena truk bermuatan itu awalnya berasal dari Cianjur.

"Dari keterangan yang kami peroleh truk yang mengangkut ganja tersebut bergerak dari beberapa lokasi yang saat ini masih dalam pengembangan. Bahkan informasi dari warga yang melihat adanya bongkar muat, sehingga diduga sudah ada ganja yang berhasil diedarkan dalam jumlah besar," tambahnya.

Unang mengatakan target pihaknya adalah segera menangkan sindikat peredaran ganja kering tersebut, sehingga jika sudah ada yang ditangkap akan lebih mudah dikembangkannya lagi. Bahkan, ganja yang dibawa ke Sukabumi jumlahnya lebih dari tiga ton, karena satu truk saja bisa mengangkut 2,17 ton.

Sementara, Ketua Geranakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Sukabumi, AA Brata Soedirdja mengatakan sudah menjadi tugas utama dan pekerjaan rumah BNNK dan kepolisian untuk mengungkap kasus peredaran ganja dalam jumlah besar tersebut.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini