nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Setelah Dijilat Anjing, Bocah di Bali Meninggal

Puji Sukiswanti , Jurnalis · Senin 07 Maret 2016 11:41 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 03 07 340 1329465 setelah-dijilat-anjing-bocah-di-bali-meninggal-xz157JOxFy.jpg Ilustrasi (Okezone)

DENPASAR – AA Gde Yoga Arimbawa warga Kahuripan Panjarangkan, Klungkung, Bali, meninggal karena penyakit rabies, Senin (7/3/2016).

Menurut Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Klungkung, I Nyoman Kesuma mengatakan, korban dinyatakan meninggal tadi pagi sekira pukul 06.30 Wita.

Ia menjelaskan, bahwa korban masuk ke UGD pada Minggu 6 Maret kemarin pukul 09.01 Wita di RSUD Klungkung. Kemudian pihak RS melakukan pemeriksaan terhadap pasien, di mana hasilnya menandakan ada gejala penyakit rabies.

"Dari sana ada kecurigaan bahwa pasien menderita rabies. Hanya saja, saat digali apakah ada gigitan itu tidak jelas. Pasien dan keluarga mengaku korban ini tidak digigit anjing tapi hanya dijilat," paparnya.

Kesuma memaparkan, dari pengakuan korban, dirinya hanya dijilat anjing pada lututnya. "Tapi karena gejalanya sangat menyerupai rabies maka pihak kami tetap merawat pasien sebagai pasien rabies. Sekira pukul 10.30 Wita korban kami tempatkan di ruang isolasi," lanjutnya.

Selanjutnya, sekira pukul 19.00 Wita, korban sempat berontak dan mencabut infusnya. "Tadi pagi sekira pukul 06.00 Wita korban memberontak lagi. Bahkan, pasien juga mengalami sesak nafas. Pada saat itu, kami sudah memberikan bantuan pengobatan. Tapi sekira pukul 06.30 Wita korban sudah tidak bernyawa," tambah Kesuma.

Pihaknya mengatakan, timbulnya gejala penyakit rabies di antaranya ada demam, korban sangat fobia dengan air, sinar matahari, dan paling parah adalah korban berperilaku seperti anjing.

"Saat ini, korban sudah dibawa pulang oleh pihak keluarganya. Dari tubuh korban memang tidak ada tanda gigitan, saat ini pihak dinas kesehatan sedang menyelidikinya," pungkasnya.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini