Mimpi Sejuta Dolar Guru SD Palestina

Randy Wirayudha, Okezone · Senin 14 Maret 2016 12:07 WIB
https: img.okezone.com content 2016 03 14 18 1335245 mimpi-sejuta-dolar-guru-sd-palestina-EVYkdwT2cB.jpg Hanan al-Hroub, guru SD asal Palestina yang memenangkan USD1 juta dari Global Teacher Prize kedua (Foto: Mohamad Torokman/REUTERS)

DUBAI – Bermodal ketulusan dalam mengajar dan tak lupa menggaungkan semboyan “Katakan Tidak pada Kekerasan”, Hanan al-Hroub seolah mengalami mimpi indah yang jadi kenyataan.

Menyingkirkan sekira delapan ribu guru lainnya, pengajar sekolah dasar (SD) di sebuah kawasan Al-Bireh, Tepi Barat, Palestina itu pulang dari Dubai, Uni Emirat Arab dengan menggenggam hadiah sejuta dolar (USD1 juta).

Hanan dianugerahi Global Teacher Prize, di mana Hanan juga mengalahkan 10 finalis guru lainnya yang tak kalah berkontribusi bagi dunia pendidikan, di mana di antaranya berasal dari Australia, Finlandia, Jepang, India, Kenya, Pakistan, Inggris dan Amerika Serikat.

Tidak hanya itu, nama Hanan sebagai pemenang gelaran yang diprakarsai Varkey Foundation itu bahkan disebutkan oleh pemimpin Katolik dunia, Paus Fransiskus lewat tayangan video conference.

Sementara penyerahan hadiah secara simbolis, diserahkan langsung oleh penguasa Dubai, Sheikh Mohammed bin Rashid al-Maktoum.

“Luar biasa rasanya dan saya masih tak bisa mempercayai bahwa nama saya disebutkan Paus (Fransiskus),” ujar Hanan, disitat Time, Senin (14/3/2016).

“Luar biasa untuk seorang Arab, seorang guru Palestina bisa ikut bicara di hadapan dunia hari ini dan mencapai puncak tertinggi dalam hal mengajar, serta bisa menjadi contoh buat para guru lainnya di dunia,” tambahnya.

Hanan memaparkan bahwa hadiah sejuta dolar ini, akan digunakannya untuk membuat “sistem” beasiswa buat para muridnya, demi bisa mengenyam ilmu ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

“Dengan jiwa dan darah kami, kami berkorban untuk Palestina. Guru Palestina kini bisa bicara di hadapan dunia. Bersama kita bisa mendorong perubahan dan membuat pendidikan lebih aman serta damai,” sambung Hanan.

The Global Teacher Prize ini sendiri sudah jadi gelaran yang kedua setelah dua tahun lalu diprakarsai Varkey Foundation. Perhelatan ini dilakukan demi mengapresiasi guru yang punya kontribusi luar biasa di seluruh dunia sebagaimana Hanan di Palestina.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini