Share

Perkosa Turis, Militer AS Diminta Angkat Kaki dari Jepang

Silviana Dharma, Okezone · Senin 14 Maret 2016 22:03 WIB
https: img.okezone.com content 2016 03 14 18 1335886 perkosa-turis-militer-as-diminta-angkat-kaki-dari-jepang-BhL9VZlLv9.jpg Para tetua Okinawa mendemo militer AS. (Foto: Reuters)

OKINAWA – Kasus pemerkosaan terhadap seorang turis di Okinawa telah memicu protes keras dari penduduk setempat. Khususnya para tetua di Jepang ini meminta agar semua tentara Amerika Serikat yang bermarkas di kepulauan selatan itu diusir.

Para pengunjuk rasa bahkan menyebut kehadiran militer AS di daerahnya sebagai beban yang berat yang tidak adil.

“Kasus ini memang sangat kami sesalkan. Pemerintah juga sudah berupaya mendesak Washington lebih ketat dalam mendisiplinkan personil militernya dan mengambil sejumlah langkah untuk mencegah kasus yang sama terulang kembali,” kata Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga, dikutip dari CBS News, Senin (14/3/2016).

Menanggapi unjuk rasa warganya, Gubernur Okinawa, Takeshi Onaga juga memandang tindakan angkatan laut AS itu sebagai kejahatan serius dan kekerasan menyolok terhadap hak asasi perempuan.

“Apalagi korbannya adalah turis. Penyerangan terhadap pendatang di Okinawa, jelas dapat menurunkan daya tarik pariwisata kami,” tukas Takeshi.

Kasus pemerkosaan ini bermula saat seorang turis perempuan berusia di atas 40 tahun tertidur di lobi hotelnya pada suatu pagi di Okinawa. Angkatan Laut AS Justin Castellanos (24) kebetulan lewat dan mengambil kesempatan. Ia memboyong perempuan asing itu ke kamarnya lalu memperkosa dia.

Pelecehan seksual ini dilaporkan dan polisi Okinawa segera menangkap pelaku di Kamp Schwab pada Minggu 13 Maret 2016. Namun begitu, ia belum dijatuhi hukuman apapun karena proses pendakwaannya harus dilakukan di Negeri Paman Sam.

Pada 1995, tiga tentara AS juga pernah dilaporkan memperkosa seorang pelajar. Akibatnya, pemerintah Jepang memindahkan markas militer AS yang tadinya di Futenma ke daerah terpencil atau kawasan jarang penduduk.

Kini, jika 50 ribu pasukan AS diusir juga dari Okinawa, akankah militer AS angkat kaki dari Jepang sepenuhnya dan membuka kesempatan bagi Jepang membangun kembali angkatan bersenjatanya sendiri?

(Sil)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini