Didukung Prancis, Palestina Temukan Secercah Harapan Baru

Wikanto Arungbudoyo, Okezone · Rabu 16 Maret 2016 03:03 WIB
https: img.okezone.com content 2016 03 15 18 1336926 didukung-prancis-palestina-temukan-secercah-harapan-baru-YMueMpXtep.jpg Pierre Vimont melakukan pertemuan dengan pemimpin Palestina di Ramallah (Foto: AFP)

RAMALLAH – Pemimpin Palestina menyatakan menemukan secercah harapan baru untuk kemerdekaan mereka setelah mendapatkan dukungan dari Prancis. Negeri Mode bahkan mengutus Pierre Vimont untuk menemui para pemimpin Palestina di Ramallah, Selasa 15 Maret 2016.

Vimont menemui Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Menteri Luar Negeri Riad al Maliki, dan negosiator kenamaan Saeb Erekat. Kunjungan tersebut dilakukan pria berambut putih usai bertemu pimpinan Israel pada Senin 14 Maret.

“Ide dari Prancis sangat tepat waktu dan realistis. Bagi siapapun yang peduli akan perdamaian antara Palestina dan Israel harus mendukung penuh ide Prancis,” ujar Erekat, disadur Middle East Online, Rabu (15/3/2016).

Awal 2016 ini Prancis menyatakan siap menjadi tuan rumah bagi konferensi internasional untuk menghidupkan kembali pembicaraan damai. Paris berjanji akan mengakui negara Palestina meski perundingan gagal. Namun, Menteri Luar Negeri Jean-Marc Ayrault mengatakan pengakuan tidak dilakukan secara otomatis.

Pada Senin 14 Maret, Vimont menemui Menteri Luar Negeri Israel Dore Gold yang memiliki hubungan dekat dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel menyatakan mereka ingin negosiasi langsung dengan Palestina dan berusaha memahami inisiatif Prancis.

“Pihak Israel menekankan pentingnya negosiasi bilateral langsung antara Israel dan Palestina tanpa adanya pengajuan syarat-syarat sebelumnya,” tutur Emmanuel Nahshon.

(wab)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini