Hary Tanoe: Indonesia Butuh Sistem Pendidikan Pencetak Entrepreneur

MNC Media, · Rabu 16 Maret 2016 17:23 WIB
https: img.okezone.com content 2016 03 16 65 1337660 ht-indonesia-butuh-sistem-pendidikan-pencetak-entrepreneur-uIQihswZpI.jpg CEO MNC Group, Hary Tanoesoedibjo. (Foto: Dok. Okezone)

PURWOKERTO - Wirausaha teknologi atau technopreneurship saat ini sudah berkembang hampir di semua negara. Kemajuan teknologi tersebut kemudian dimanfaatkan di berbagai bidang, termasuk dunia pendidikan untuk menghasilkan generasi muda berkualitas dan mencetak pengusaha handal.

Berkat kemajuan teknologi yang berkembang pesat, berbagai sektor pun tumbuh dan masuk ke dunia digital, seperti ekonomi, sosial, wisata, pemerintahan, hingga pendidikan. Untuk itu, Indonesia perlu mempersiapkan diri dengan menghasilkan wirausaha untuk menghadapi era globalisasi.

Terkait hal tersebut, CEO MNC Group, Hary Tanoesoedibjo dalam pemaparan kuliah umum di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) mengatakan, perlu dibangun sistem pendidikan guna menumbuhkan wirausaha atau entrepreneur.

"Jumlah kebutuhan entrepreneur kan besar sekali di Indonesia. Entrepreneur bisa meningkatkan pendapatan pajak bagi negara, menciptakan lapangan kerja juga. Jadi, kita harus punya sistem pendidikan yang lebih masiv lagi untuk menumbuhkan lebih banyak entrepreneur," ujarnya, Rabu (16/3/2016).

Suami dari Liliana Tanoesoedibjo itu menjelaskan, peran entrepreneur sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi di Tanah Air. Dengan jumlah penduduk yang besar mencapai 250 juta jiwa lebih, ucap Hary Tanoe, Indonesia saat ini masih kekurangan pengusaha.

"Kalau entrepreneur maju pesat jumlahnya, itu akan mempercepat pertumbuhan ekonomi kita," terangnya.

Pada kesempatan itu, MNC Group juga memberikan bantuan dana untuk perangkat mini laboratorium Komunikasi FISIP Unsoed. Sementara Wakil Rektor Unsoed, Masyedi Sumaryadi menambahkan, saat ini tengah merancang beragam strategi untuk meningkatkan jumlah entrepreneur di kampusnya.

"Sampai saat ini sedang kita galakkan bagaimana para mahasiswa itu menghasilkan suatu generasi muda yang handal di dalam bidang entrepreneurship. Nah itu tentunya akan dicerminkan dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan, maupun di dalam kurikulum pembelajaran," tandasnya. (ira)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini