nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Amankan 6,7 Kg Ganja Kering

Didin Jalaludin, Jurnalis · Selasa 29 Maret 2016 18:19 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 03 29 525 1348582 polisi-amankan-6-7-kg-ganja-kering-VlOggK0j74.jpg Ilustrasi

PURWAKARTA - Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Purwakarta berhasil mengamankan ganja kering siap edar sebanyak 6,7 kilogram dari dua orang pria berinisial Ra (30) dan Za (40) warga Desa Depok, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta.

Dua orang pria yang sudah ditetapkan tersangka itu mengaku kepada polisi sudah melakoni bisnis haramnya ini satu tahun terakhir. Kedua bandar narkoba tersebut mengaku ganja yang disita dari tangan mereka akan diedarkan di wilayah Purwakarta.

"Sasaran peredaran ganja oleh para tersangka ini adalah semua kalangan, termasuk pelajar dan mahasiswa, juga pekerja atau buruh," kata Kapolres Purwakarta AKBP Trunoyudo Wisnu Andiko didampingi Kasat Res Narkoba AKP Eko Condro di Mapolres Purwakarta, Selasa (29/3/2016).

Dia menjelaskan, keduanya sempat jadi target operasi polisi. Baru pada akhir pekan lalu, keduanya diamankan di daerah tidak jauh dari tempat tinggalnya.

Polisi juga sempat menggeledah kediaman kedua tersangka. Saat melakukan penggeledahan, kata Trunoyudo, barang bukti ganja di tangan Za disembunyikan di kandang ayam sebanyak 5 bungkus plastik besar seberat 5 Kg. Sedangkan barang bukti dari Ra, disembunyikan di saku celana yang disimpan di lemari baju di kamarnya seberat 1,7 Kg.

"Ganja kering siap edar itu dijual paling rendah seharga Rp200 ribu untuk satu paketnya. Adapun dari 6,7 kg itu, jika dilinting dalam bentuk rokok akan berjumlah 4.000 linting. Beruntung berhasil kami amankan, bayangkan saja, ganja itu paling sedikit bisa dikonsumsi hingga 2.000 orang Purwakarta," ujarnya.

Kedua tersangka mengaku mendapatkan barang haramnya itu dikirim dari badar lainnya di daerah Bogor. Saat ini polisi tengah memburu bandar narkoba lainnya. Terutama pemasok kanja kepada dua orang bandar yang ada di Purwakarta yang berhasil ditangkap tetsebut. Bahkan polisi sudah mengantongi identitas bandar ganja tersebut.

"Untuk mempertangungjawabkan perbuatanya kedua tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Pasal 111 Ayat 2 dan Pasal 114 Ayat 2 dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama dua puluh tahun, serta ancaman pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama dua puluh tahun," pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini