Share

Gubernur NTT Tolak Pasokan Listrik dari Timor Leste

ant, · Kamis 31 Maret 2016 14:24 WIB
https: img.okezone.com content 2016 03 31 340 1350320 gubernur-ntt-tolak-pasokan-listrik-dari-timor-leste-3mk6IT5351.jpg Ilustrasi. Dok Okezone

KUPANG - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya mengakui, menolak tawaran dari Negara tetangga Timor Leste yang ingin membantu memasok listrik ke wilayahnya, khususnya di daratan Pulau Timor.

"Listrik padam terus karena PLN kekurangan daya. Semua mengeluh dan kemudian ada tawaran dari Timor Leste untuk membantu memasok listrik, tetapi saya menolak, dengan alasan menjadi kewenangan pusat," kata Lebu Raya kepada wartawan di Kupang, Kamis (31/3/2016).

Dia mengatakan, jika Timor Leste yang baru merdeka sudah bisa surplus listrik, mengapa Indonesia tidak bisa menangani masalah ini. "Waktu itu, saya sempat berpikir, kenapa negara baru bisa secepat itu surplus listrik, sementara Indonesia masih terus krisis listrik. Karena nasionalisme, saya tolak tawaran listrik itu," katanya.

Jika dirinya menerima tawaran itu, pastinya harga diri bangsa dimata negara tetangga itu akan turun, karena negara Timor Leste ternyata mampu membantu Indonesia, walaupun itu dalam kaitan dengan bisnis.

Dia menambahkan, tawaran listrik dari negara tetangga itu juga sudah disampaikan dalam pertemuan dengan Komisi V DPR-RI beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan itu, kata Lebu Raya, Komisi V DPR RI berjanji akan membangun komunikasi dengan Komisi VI dan Komisi VII, yang membidangi energi dan BUMN, untuk segera mengatasi hal itu.

Komisi V DPR RI juga akan berupaya melakukan komunikasi langsung dengan PLN, agar krisis listrik di Kota Kupang dan sekitarnya, segera taratasi, kata Lebu Raya mengutip Ketua Komisi V Fary Francis.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini