nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ujian Nasional, Bukan Sekadar Lulus 100 Persen

ant, Jurnalis · Kamis 31 Maret 2016 19:37 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 03 31 65 1350398 ujian-nasional-bukan-sekadar-lulus-100-persen-AKwSSAxBGn.jpg Ilustrasi: suasana ujian nasional. (Foto: dok. Okezone)

MANADO - Setiap tahun, sekolah berlomba-lomba memasang target kelulusan pada Ujian Nasional (UN). Tahun ini, target tinggi tetap dipatok sekolah meski hasil UN tidak lagi menjadi penentu utama kelulusan siswa.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Manado, Sulawesi Utara, Corry Tendean menyatakan, pihaknya mengharapkan kelulusan murni para siswa peserta UN, bukan hanya mendapatkan nilai tertinggi. Meski demikian, setiap sekolah memang mengingingkan kelulusan siswa seratus persen; tetapi bukan berarti harus berusaha mencapainya dengan jalan yang tidak jujur.

"Sebab kejujuran adalah hal terpenting dalam pendidikan, karena itu kelulusan tidak boleh dicapai dengan cara curang, harus jujur," tegasnya, seperti dilansir Antara, Kamis (31/3/2016)

Apalagi, menurut Tendean, ujian nasional tidak menjadi satu-satunya penentu dalam kelulusan, ada faktor lain juga, karena itu kejujuran harus diutamakan. Dia mengatakan, untuk mendukung keamanan soal-soal UN agar tidak bocor, pihaknya mengimbau para orangtua dan wali murid untuk menanamkan kejujuran dalam hati dan pikiran anak-anaknya.

"Dengan demikian mereka semua tidak akan memaksakan diri untuk mendapatkan salinan jawaban atau berusaha mencari bocoran, tetapi akan tetap jujur dalam ujian nanti," katanya.

Karena itu, Tendean menjamin kalau soal UN di Manado tidak akan bocor, karena pihaknya melakukan berbagai persiapan matang, sehingga pelaksanaan ujian nanti semuanya akan aman. "Polisi mengawal semua naskah soal sejak tiba di Manado hingga distribusi dan pembagian ke sekolah-sekolah penyelenggara UN, yang akan dimulai Jumat, 1 April," imbuhnya.

Kepala SMAN 7 Manado Kartini Tewal mengatakan, sejak akhir tahun lalu mereka sudah melakukan persiapan menghadapi UN 2016. "Sedapatnya kami mengingatkan semua siswa maupun orangtuanya agar jujur dalam pelaksanaan UN sehingga kebocoran soal juga bisa dicegah," katanya.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini