Amir Dibunuh Ayahnya karena Jadi Gay

Wikanto Arungbudoyo, Okezone · Minggu 03 April 2016 08:03 WIB
https: img.okezone.com content 2016 04 03 18 1352503 amir-dibunuh-ayahnya-karena-jadi-gay-m4bNETgLcQ.jpg Amir Issa dibunuh sang ayah karena menjadi penyuka sesama jenis (Foto: Facebook)

LOS ANGELES – Amir Issa ditemukan tewas di halaman depan rumahnya dengan luka tembak. Pria 29 tahun itu diyakini dibunuh sang ayah, Shehada Khali Issa, karena menjadi penyuka sesama jenis atau gay. Sang ibu, Rabihah Issa, juga ditemukan tewas di kamar mandi rumahnya dengan luka tusukan.

Polisi menerima panggilan darurat ke sebuah rumah di Los Angeles, Amerika Serikat pada Selasa 29 Maret. Kejaksaan Wilayah Los Angeles menduga pembunuhan terjadi karena sang ayah tidak terima anaknya menjadi gay. Shehada kini menghadapi dakwaan pembunuhan berencana akibat aksinya itu.

Sedangkan investigasi terhadap kematian Rabihah terus berlangsung. Kepada pihak kepolisian, pria 69 tahun itu mengaku melihat anaknya telah membunuh sang ibu ketika kembali ke rumah. Karena itulah, Shehada menembak mati Amir.

“Dia mengklaim anaknya memiliki pisau. Namun, tidak ditemukan pisau di sekitar lokasi. Ini adalah tragedi keluarga yang mengerikan,” ujar Detektif John Doerbecker, dilansir Mirror, Minggu (3/4/2016).

Pusat komunitas LGBT Los Angeles menyatakan prihatin atas insiden tersebut. “Meski memenangi hak sipil dalam beberapa tahun terakhir, kami hidup di tengah orang-orang yang menghadapi kekerasan bahkan pembunuhan karena orientasi seksual atau identitas gendernya,” demikian bunyi pernyataan komunitas tersebut.

(wab)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini