Politikus Estonia Ajukan Pelarangan Alquran di Ruang Publik

Emirald Julio, Okezone · Senin 04 April 2016 15:33 WIB
https: img.okezone.com content 2016 04 04 18 1353433 politikus-estonia-ajukan-pelarangan-alquran-di-ruang-publik-y6zVkxjXRP.jpg Foto pimpinan Partai PUP, Kristiina Ojuland yang mengajukan pelarangan Alquran di ruang publik Estonia (Foto: Khodorkovsky)

PARNU – Seorang politikus Estonia memiliki proposal radikal yang ingin melarang kitab suci Alquran di ruang publik dengan alasan demi keamanan warga Estonia.

Sebagaimana yang diwartakan media setempat, proposal yang dianggap ‘nyeleneh’ tersebut diajukan oleh Kristiina Ojuland, pimpinan dari Partai People Unity Party (PUP).

“Akhir-akhir ini, sisi negatif dan kriminal dari Islam sangat kuat maka kami percaya tindakan keras dibutuhkan untuk memberikan keamanan untuk negara kita dan para warganya, khususnya perempuan dan anak-anak di negara ini,” ujar Ojuland yang pernah menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Estonia pada 2002-2005, sebagaimana dilansir dari Russian Today, Senin (4/4/2016).

Pimpinan Partai PUP itu juga mengatakan kekhawatirannya semakin meningkat akibat banyaknya pengungsi yang tiba di Uni Eropa, khususnya di Estonia. Dilaporkan, proposal itu semakin diperkeruh oleh pernyataan dari Triin Raidmets pimpinan cabang Partai PUP di Kota Parnu, Estonia.

“Kami memutuskan untuk mengumpulkan informasi dari warga mengenai kasus pelecehan (yang dilakukan warga Muslim) yang selama ini ditutupi oleh media,” kata Raidmets.

Sebenarnya, proposal ini awalnya berasal dari kejahatan yang meningkat di wilayah Eropa, di mana pelakunya rata-rata adalah imigran. Dari mulai kasus pelecehan di Kota Cologne, Jerman pada Januari 2016, hingga laporan mengenai pemerkosaan yang terjadi di Austria yang menimpa manula.

Beragamnya kejahatan yang diklaim dilakukan oleh imigran membuat stigma terhadap Muslim semakin meningkat dan menciptakan sentimen Islamophobia di beberapa negara yang berada di Uni Eropa.

(emj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini