Dua Tahun Air Terasa Asin, Warga Ternate Demo PDAM

Narjo Usman, Okezone · Senin 04 April 2016 15:55 WIB
https: img.okezone.com content 2016 04 04 340 1353526 dua-tahun-air-terasa-asin-warga-ternate-demo-pdam-1cPLNxwmo3.jpg Sejumlah warga berujuk rasa di PDAM Ternate (Narjo Usman/Okezone)

TERNATE - Ratusan masyarakat Kota Ternate, Maluku Utara menggelar aksi protes terhadap pelayanan air bersih dari Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Ternate. Warga dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Ternate Utara, Ternate Tengah dan Ternate Pulau, selama dua tahun belakangan mengkonsumsi air yang terasa asin.

"Sudah dua tahun terakhir kami mengonsumsi air asin dari PDAM, tapi sampai sekarang PDAM belum juga memperbaiki pelayanan ini," kata salah satu pengunjuk rasa, Karno di depan kantor PDAM Ternate Senin (4/4/2016).

Menurutnya, warga sudah bosan dengan janji pihak PDAM yang bakal memperbaiki pelayanan sehingga air kembali normal. PDAM dinilai diskriminasi dalam pelayanan, karena warga Kecamatan Ternate Selatan mengonsumsi air yang sehat.

"Kantor PDAM dan sumber air berada di Ternate Utara, tapi kita malahan konsumsi air asin sementara di bagian Selatan air tawar dan layak," tegasnya.

Bahkan PDAM, lanjut Karno, lebih memprioritaskan perusahan air Ake Qua yang memproduksi air mineral untuk diperjualbelikan dibandingkan pelayanan terhadap warga. Warga meminta perusahan tersebut dihentikan aktifitasnya, sehingga warga kembali menikmati air yang bersih dan tidak asin.

"Masa sumber yang sama tapi dipasok ke masyarakat terasa asin sementara milik Ake Qua terasa tawar. Ini karena PDAM mencari untuk sehingga masyarakat dikorbankan," jelasnya.

Wakil Wali Kota Ternate Abdullah Taher, dihadapan warga membenarkan kelurahan warga tersebut. Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate sendiri sudah berulang kali memanggil pihak PDAM untuk menyelesaikan persoalan ini. Hanya saja belum ada solusi karena beberapa sumur sumber air yang baru dibangun belum juga rampung.

"Kondisi PDAM beberapa tahun terakhir memang benar warga mengonsumsi air yang salobar (asin). Karena sampai saat ini sumur yang dibangun masih proses penyelesaian. Saya minta mari bersabar," ungkap Abdullah.

Untuk sementara, Pemkot menghentikan aktifitas Ake Qua untuk memproduksi air mineral dengan harapan masyarakat kembali menikmati air tawar.

"Kita hentikan sementara produksinya, terkait tutup perusahan secara total nanti saya koordinasikan dengan wali kota dulu karena sekarang berada di luar daerah," tuturnya.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini