nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Korut Rilis Video Propaganda Serangan Rudal ke Korsel

Puti Anggraini Fanfudi, Jurnalis · Selasa 05 April 2016 17:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 04 05 18 1354610 korut-rilis-video-propaganda-serangan-rudal-ke-korsel-NtKRHAb7uz.jpg Uji coba peluncuran nuklir Korut pada awal tahun 2016. (Foto: Republika)

PYONGYANG – Sebuah situs web resmi Korea Utara (Korut) telah merilis video propaganda baru untuk Korea Selatan (Korsel) pada Senin 4 Maret 2016, video tersebut memperlihatkan penyerangan rudal Korut ke Korsel.

Video berdurasi 88 detik tersebut diunggah dengan judul “Jika Ultimatum Tidak Terjawab” di situs DPRK Today.

Seperti dilansir dari The Guardian, Selasa (5/4/2016), dalam video propaganda itu menunjukkan beberapa rudal meluncur untuk menyerang Gedung Biru (Istana Presiden Korsel) dan bangunan pemerintahan Seoul, Korsel lainnnya. Video itu diakhiri dengan peringatan “Semuanya akan berubah menjadi abu”.

Ketegangan telah meningkat di semenanjung Korea sejak Korut melakukan uji coba nuklir pada awal tahun, tepatnya pada 6 Januari 2016.

Selama sebulan terakhir, Pyongyang, ibukota Korea Utara telah mengeluarkan berbagai ancaman yang menargetkan Seoul dan Washington, Amerika Serikat (AS) . Ancaman tersebut rata-rata berisi ilustrasi serangan-serangan terhadap ibukota kedua negara itu.

Diduga video mengenai serangan-serangan tersebut sebagai bentuk respons terhadap latihan perang tahunan bersama antara Korsel dan AS yang telah dimulai pada awal Maret 2016.

Latihan gabungan yang sedang berlangsung itu pun telah meluas dari biasanya dan bahkan telah melakukan latihan operasi khusus untuk memutus kepemimpinan Korea Utara jika konflik skala penuh pecah (antara Korut-Korsel).

Korut menganggap latihan itu sebagai ancaman langsung kepada Kim Jong-un. Tentara Rakyat Korea (KPA) baru-baru ini mengeluarkan ultimatum yang menuntut Presiden Korsel Park Geun Hye agar meminta maaf dan menghukum mereka yang telah merumuskan strategi rencana pemutusan kepemimpinan Korut.

(Sil)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini