nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Minim Lapangan Pekerjaan, Angka Pengangguran di Kota Sukabumi Tinggi

ant, · Jum'at 08 April 2016 18:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 04 08 525 1357867 minim-lapangan-pekerjaan-angka-pengangguran-di-kota-sukabumi-tinggi-TGUCVYlJEs.jpg Ilustrasi (Okezone)

SUKABUMI – Minimnya lapangan pekerjaan di Kota Sukabumi, Jawa Barat, menjadi salah satu alasan tingginya angka pengangguran di kota tersebut.

Berdasarkan data yang dimiliki Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, angka pengangguran di kota tersebut mencapai 14.200 orang.

"Angka pengangguran memang masih cukup tinggi di Kota Sukabumi, yang salah satunya disebabkan minimnya lapangan pekerjaan," kata Wakil Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi di Sukabumi, Jumat (8/4/2016).

Achmad mengatakan, selain karena belum terserap lapangan pekerjaan, kemampuan (skill) para pencari kerja di kota tersebut juga dianggap tidak sesuai kriteria.

"Maka dari itu, sudah menjadi kewajiban kami untuk mencarikan atau menyalurkan pencari kerja ke perusahaan-perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja sesuai dengan bidang yang dibutuhkan," ujar dia.

Mencuru Achmad, terbatasnya lapangan pekerjaan di Kota Sukabumi, salah satu penyebabnya adalah luas wilayah Kota Sukabumi yang minim. Faktor-faktor penghambat ini, menurutnya, disiasati dengan mendorong warganya untuk berwirausaha sendiri melalui progam mencetak wirausahawan baru.

Dengan membuka usaha sendiri, selain bisa mencukupi kehidupannya sendiri juga turut membantu pemerintah dalam mengentaskan angka kemiskinan dan pengangguran.

"Kota Sukabumi yang merupakan daerah pusat perdagangan dan jasa, bisa dimanfaatkan oleh warga dengan membuka usaha seperti usaha kuliner atau usaha kecil menengah (UKM) dan kami pun sudah pasti akan membantu mulai dari permodalan hingga promosi," katanya.

Selain itu, pihaknya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi juga menyalurkan lulusan SMA sederajat ke berbagai perusahaan, agar bagi mereka yang tidak akan melanjutkan jenjang pendidikan ke perguruan tinggi bisa langsung bekerja di perusahaan.

Masalah pengangguran ini memang menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah, apalagi saat akhir tahun ajaran yang dipastikan jumlah pengangguran akan bertambah.

(fds)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini