Begini Cara Sekolah Atasi Siswa Kesulitan Belajar

Iradhatie Wurinanda, · Jum'at 08 April 2016 19:08 WIB
https: img.okezone.com content 2016 04 08 65 1357958 begini-cara-sekolah-atasi-siswa-kesulitan-belajar-Rfv0dWf6g5.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Kesulitan belajar kerap dialami siswa selama menempuh studi. Penyebabnya beragam, ada yang karena berkebutuhan khusus atau siswa reguler yang memiliki gangguan pada perkembangannya. Jika tidak segera diatasi dengan baik, hal tersebut tentu berpengaruh terhadap hasil dan prestasi belajar siswa.

Sebagai salah satu sekolah inklusi, Sekolah Madania menerima siswa dari beragam latar belakang. Kendati demikian, pada praktiknya tentu membutuhkan perencanaan yang terstruktur. Dalam sebuah sesi diskusi, pihak sekolah kemudian berbagi strategi dalam mengatasi masalah kesulitan belajar siswa, khususnya kepada siswa yang sebenarnya tidak mengalami gangguan perkembangan.

"Strateginya pertama dengan penyesuaian kurikulum dan target bajar. Kemudian penyesuaian standar penilaian," ucap guru Madania, Alfi Afifah di Sampoerna Unuversity, Jakarta, Jumat (8/4/2016).

Selain strategi di atas, penting juga penambahan kelas. Jangan sampai siswa di sebuah kelas terlalu banyak. Diversifikasi soal, ucap dia, juga patut diperhatikan sehingga siswa mendapat soal sesuai kelompoknya.

"Selanjutnya study buddy. Karena kita memang memiliki program membangun kerjasama dalam belajar dengan teman sebaya. Disertai juga konseling rutin serta studi tambahan, seperti study skill, time management, dan organization skill," ucapnya.

Sementara pakar pendidikan psikologi, dr Lucia RM Rotanto, MSi, MspEd menambahkan, kesulitan belajar pada siswa reguler disebabkan ada gangguan secara neurologis di otak sehingga pemprosesan berbeda dengan orang pada umumnya.

"Misalnya, mereka melihatnya berbeda atau mendengar tidak tepat. Dampak ke setiap orang juga beda tergantung gangguan neurologisnya di sebelah mana," terangnya.

Dia menegaskan, masalah kesulitan belajar ini berbeda dengan tak ada motivasi, seperti malas belajar. "Kalau malas, tidak ada gangguan neurologis dan batin, tapi motivasi kurang. Bisa karena faktor lingkungan juga diri sendiri," tutupnya.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini