Warga Sekampung Bahu-membahu Padamkan Kebakaran Rumah

Taufik Budi, Sindo TV · Selasa 12 April 2016 17:13 WIB
https: img.okezone.com content 2016 04 12 512 1360916 warga-sekampung-bahu-membahu-padamkan-kebakaran-rumah-8yg14sSVC9.jpg Kebakaran (Foto: Ilustrasi)

DEMAK - Hampir sekampung warga di Demak, Jawa Tengah saling bahu-membahu memadamkan api yang melahap tiga rumah warga. Mereka harus berpacu dengan waktu menjinakkan api, apalagi mobil pemadam kebakaran tak kunjung tiba.

Kebakaran di Dukuh Geneng, Desa Sukorejo, Kecamatan Guntur, awalnya diketahui seorang saksi bernama Siti Khotijah. Saat duduk di depan rumah, mendadak dia melihat asap mengepul dari rumah tetangganya Mat Zaedi.

"Siang tadi kan duduk-duduk di depan rumah, wong sudah selesai memasak. Lha kok lihat ada rumah terbakar. Ya langsung berteriak-teriak minta tolong, kalau ada rumah terbakar. Sambil saya juga mencari ember untuk diisi air, dan lari ke rumah yang sudah dilalap api," kata Siti Khotijah saat memberi keterangan kepada polisi, Selasa (12/4/2016).

Dalam sekejap, teriakan perempuan 35 tahun itu berhasil mengundang banyak warga. Tanpa dikomando mereka mengambil ember sendiri-sendiri dan mencari sumber air ke sumur-sumur warga. Mereka bergerak cepat agar api tak semakin menjalar rumah warga lainnya.

"Kita sudah banyak orang yang ikut bantu memadamkan api, tapi karena jarak rumah di sini berdekatan, makanya api mudah menjalar. Ada tiga rumah yang ludes terbakar, mobil pemadam kebakaran juga datang terlambat," tukasnya.

Kabag Ops Polres Demak, Kompol Sutomo mengatakan, tiga rumah yang ludes terbakar milik Saeroni, Mat Zaedi, dan Nafingul Aziz. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut, dan kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

"Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran itu, kita telah mencatat keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian. Korban yang rumahnya terbakar sementara ditampung keluarga dan tetangganya," terang Sutomo.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini