nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kasus Tewasnya Tersangka Pelecehan Seksual JIS Masih Gelap

Awaludin, Jurnalis · Kamis 14 April 2016 22:43 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 04 14 338 1363344 kasus-tewasnya-tersangka-pelecehan-seksual-jis-masih-gelap-Y49bzBMq8K.jpg Foto: Illustrasi Okezone

JAKARTA - Kematian salah satu pelaku pencabulan siswa di Jakarta Internasional School (JIS), Azwar hingga saat ini masih gelap. Walaupun pihak kepolisian sudah menegaskan jika petugas kebersihan di JIS itu tewas bunuh diri di dalam penjara.

Menilai hal itu, Peneliti Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK) Miko Ginting menilai, banyak terjadi pelanggaran prosedur dalam penyidikan kasus tersebut. Ia pun membeberkan pelanggaran tersebut.

Pertama, penangkapan para petugas kebersihan dilakukan oleh kepala keamanan JIS. Kedua, bantuan hukum kepada para tersangka tidak optimal, dan ketiga, rekonstruksi kasus dilakukan tanpa disertai berita acara.

"Kasus JIS dengan tersangka pekerja kebersihan merupakan malicious prosecution atau investigasi dengan niat jahat atau niat buruk. Banyak kejanggalan yang terjadi selama proses hukumnya," kata Miko dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (14/4/2016).

Ia pun mengungkapkan, dari foto yang beredar terlihat jika Azwar tewas dengan tubuh penuh luka-luka tanda adanya kekerasan.

"Satu pekerja kebersihan Azwar tewas saat menjalani penyidikan di Polda Metro Jaya, dan wajahnya telihat penuh luka tanda adanya kekerasan. Namun penyebab kematiannya hingga kini masih gelap, lantaran autopsi tidak pernah dilakukan," tutupnya.

Diketahui sebelumnya, Azwar, salah satu tersangka kasus pelecehan seksual terhadap siswa TK di Jakarta International School (JIS), bunuh diri di WC tahanan Polda Metro Jaya. Sebelumnya, ia izin ke toilet untuk buang air besar. Namun petugas yang mengawalnya curiga karena Azwar tak kunjung keluar.

Saat ditemukan, tubuh Azwar sudah melintang di lantai toilet. Dia diduga meminum cairan pembersih toilet. Ia sempat diberi pertolongan pertama di Dokkes PMJ lalu dirujuk ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini