nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPK Sorot Pejabat di Sumut

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Jum'at 15 April 2016 06:37 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 04 15 340 1363475 kpk-sorot-pejabat-di-sumut-vteb26dvNP.jpg Ilustrasi. (dok.Okezone)

MEDAN - Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menghadiri Rapat Koordinasi Penindakan dan Pencegahan Korupsi Terintegrasi bersama 15 pejabat setingkat Bupati dan Wali Kota se Sumatera Utara (Sumut) . Rapat itu dilakukan karena berulangnya kasus korupsi yang melibatkan eksekutif, legislatif dan swasta di sana.

Dalam rapat itu, Alexander mengungkapkan rendahnya kesadaran pejabat daerah di Sumut dalam melaporkan harta masing-masing. Seperti di tingkat eksekutif, pelapor hanya 2,04 persen.

“Selanjutnya KPK akan menyoroti rendahnya kesadaran para penyelenggara negara di Sumatera Utara untuk melaporkan hartanya. Hal ini bisa dilihat dari jumlah angka yang sudah melaporkan hartanya hanya sebanyak 6,25 persen ditingkat eksekutif dan 2,04 persen di tingkat legislatif,” jelas Alexander.

Alexander juga mengatakan, KPK mengamati masih kuatnya intervensi yang terjadi dalam hal perencanaan kegiatan dan perencanaan anggaran, pengadaan barang dan jasa, serta alokasi bantuan sosial dan bantuan keuangan.

“Kita mengimbau para pimpinan daerah dan penyelenggara negara di lingkungan pemerintah provinsi Sumatera Utara untuk bersama-sama berupaya meningkatkan komitmen anti korupsi sehingga tata kelola pemerintah bisa berjalan dengan bersih, transparan dan akuntabel,” ujar Alexander.

"KPK juga akan terus mendorong Pemprov Sumut untuk menjalankan rekomendasi dan memantau keberlangsungan rencana aksi. Dengan demikian, masyarakat bisa ikut melakukan pengawasan dengan efektif dan tidak permisif pada tindak pidana korupsi di Sumut‎,"tutupnya.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini